Goa Pindul dari Pertapaan Menjelma Ikon Wisata

GUNUNGKIDUL- Yogyakarta sebagai tujuan wisata dunia, semakin memikat. Provinsi istimewa di Indonesia ini tak hanya dengan kekayaan budayanya yang adiluhung. Hampir seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki kekayaan alam yang tak kalah menawan dari tujuan wisata dunia lainnya, tak terkecuali di Gunungkidul.

Bumi Handayani Gunungkidul yang sempat mendapat predikat sebagai Kabupaten ‘terkering’ di DIY ini ternyata memiliki pesona tersendiri bagi wisatawan. Salahsatu icon baru wisata Gunungkidul yang menjadi tujuan wisatawan adalah goa pindul yang berlokasi di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Bagaimana goa yang sebelumnya hanya dikenal masyarakat Gunungkidul sebagai tempat pertapaan, kini menjadi destinasi wisata terfaforit di Gunungkidul?

Menurut pengelola Wira Wisata Goa Pindul, Haris Purnawan, goa pindul yang dialiri sungai bawah tanah perbukitan kapur ini sesungguhnya memiliki struktur yang cukup langka di dunia. Batu-batu stalagtit dan stalagmit di dalamnya memiliki ciri khas, yang jarang ditemukan di daerah lain, bahkan di negara lain.

“Untuk mengenalkan Pindul sebagai tempat wisata yang menarik, butuh proses yang cukup panjang,” tutur Haris.

Haris menceritakan, nama goa Pindul mulai mencuat menjadi salah satu tujuan wisata di DIY,berawal dari kepedulian para pemuda Karang Taruna Gelaran II , Bejiharjo, Karangmojo,Gunungkidul. Para pemuda yang menyadari goa pindul berpotensi menjadi wisata lokal namun belum dikelola dengan baik, mencoba berinovasi dan berkreasi untuk mengembangkan.

“Kemudian kami mulai mengobservasi potensi Goa Pindul dengan menggandeng banyak pihak, dan Alhamdulillah, sekarang sudah membuahkan hasil,” tutur pemuda kalem yang juga bagian dari komunitas dimas diajeng Yogyakarta ini.
Keberadaan wira wisata goa pindul selain telah mengharumkan nama Gunungkidul dengan menyabet gelar Juara l Desa Wisata se-DIY tahun 2012, juga mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

“Dulu banyak pemuda di sini yang tidak memiliki pekerjaan, sekarang sudah tidak ada lagi yang menganggur, mereka telah menjadi guide profesional,” ungkap Haris.

Beragam paket wisata dapat dinikmati di objek wisata goa pindul. Diantaranya wisata adventure unggulan Cave Tubing Pindul, River Tubing Oyo, Caving Exstrem Sioyot, Tracking Sendang 7 dan wisata alternatif lainya outbond-upgeading, makrab, homestay,kuliner, kesenian, sejarah dan edukasi.

Dengan beragam cerita dan pesona di dalam goa pindul dengan didukung pengelolaan profesional, goa pindul tak pernah sepi pengunjung. Di hari-hari biasa, wisatawan yang datang berkisar puluhan, sedangkan di hari libur hingga ratusan, bahkan ribuan.

Meski demikian, bukan berarti Goa Pindul tak memiliki kekurangan.

“Sebenarnya kalau jalan menuju goa pindul lebih halus dan lebih lebar, akan semakin menarik minat wisatawan. Seharusnya Pemerintah setempat harus mulai memikirkan ini. Sayang sekali kalau yang sudah bagus ini, tidak dioptimalkan,” tutur Komisaris PT. Karya Buana Nusantara, H. Fatchuri Agus, yang belum lama ini bersama jogjakartanews.com berkunjung ke Goa Pindul. (bom)

Redaktur: Aristianto Zamzami

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com