Suporter di Indonesia (bukan) Suporter Bola?

Oleh: Rizqi W.*

TAK bisa di tampik bahwa sepak bola merupakan bagian dari sendi kehidupan bangsa Indonesia. Buktinya, setiap Tim Nasional berlaga, baik di stadion maupun di layar kaca, jutaan pasang mata memberikan dukungan.

Setidaknya, ini menjadi sebuah bukti bahwa sepakbola bisa menjadi pemangkas ‘kasta’. Namun, bagaimana dengan suporter di level klub?

Sejatinya, setiap klub sepakbola di Indonesia mempunyai suporter masing-masing. Berbagai jenis kelompok suporter ada di Indonesia. Kreativitas dan militansi para suporter di Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Namun, ada satu hal urgen yang perlu dipahami.

Ya. Para suporter di Indonesia harusnya menjadi supoter bola, bukan suporter klub. Logikanya, setiap terdapat pertandingan sepakbola pasti selalu ada suporter yang memberikan dukungan. Hanya saja, jika klub yang didukung tidak memperoleh kemenangan atau justru (dianggap) dirugikan wasit, di sini suporterlah yeng kerap mengeluarkan reaksinya.

Reaksi tentunya bermacam-macam. Namun, yang lebih akrab adalah reaksi anarkhis. Suporter tidak mau klub yang didukung memperoleh hasil yang jelek atau bahkan kekalahan. Tak heran jika beberapa pertandingan sepakbola di Indonesia kerap diwarnai aksi kekerasan terhadap wasit dan ofisial, bahkan kekerasan antarsuporter.

Sudah selayaknya suporter di Indonesia untuk berfikir logis. Dalam artian, setiap pertandingan memang harus ada yang menang, kalah atau imbang. Maka suporter harus bisa menerima apapun hasil pertandingan yang dilakoni klub yang didukungnya.

Tampaknya perlu adanya pemahaman bagi para suporter di tanah air. Khazanah pemahaman akan makna sepakbola mesti terus digali. Jika para suporter di Indonesia sudah menjadi suporter bola maka tak ada lagi istilah bentrok antarsuporter dan lain sebagainya. Melihat pertandingan sepakbola memang seharusnya menjadi hiburan, bukan menjadi ajang tawuran dan mencari siapa yang benar.

* Penulis merupakan perempuan pecinta Bola dan mahasiswa pascasarjana UMS

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com