Rabu, 10/06/2015 16:36 WIB | Dibaca: 1371 kali

Gubernur dan Taruna AAL Goyang Famire di Italia


Gubernur AAL beserta Taruna-Taruni AAL saat goyang Famire. Foto:doc/aal

SURABAYA – Setelah sukses merebut hati ribuan pengunjung Expo Milano sebelumnya, kembali para taruna Akademi Angkatan Laut menampilkan beberapa tarian Indonesia dalam acara cocktail party yang diselenggarakan diatas geladak KRI Banjarmasin 592. Salah satu yang mengundang perhatian sebagaimana diberitakan Kabag penerangan AAL dalam rilis kepada Jogjakartanews.com, Rabu (10/06/2015) adalah goyang Famire yang diperagakan Taruna dan juga Gubernur AAL di Gladak KRI Banjarmasin 592 di Pelabuhan Genova, Italia.

Kapal perang selama ini memang selalu identik dengan konflik dan kekerasan. Namun di tangan Gubernur dan Taruna AAL, KRI Banjarmasin 592 justru menjadi tempat yang menarik sebagai duta budaya Indonesia di Italia. Aneka kuliner dan cultural show seperti Tari Remo dari Jawa Timur, Tari Bambu dari Nusa Tenggara, kolaborasi Rapak Gendang dengan Tari Saman, Tari Cendrawasih dan Tari Kecak dari Bali, Tari Perang dari Papua, serta Tari Gemu Famire yang di bawakan oleh para Taruni AAL ditampilkan dalam acara bertema cocktail party yang dihadiri komunitas Indonesia dan masyarakat Italia.

Tarian Gemu Famire sendiri begitu menghebohkan dan mendapat sambutan yang meriah. Para undangan dan taruna juga ikut berinteraksi mengikuti gerakan tarian tersebut. Tak luput Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Guntur IC Lelono, S.E. dan Ibu asuh Taruna AAL turut bergabung mengikuti tarian, sehingga menambah semangat para Taruna.

“Disini kita tidak hanya melatih skill dan profesionalime. tapi juga membangun pengertian bersama serta networking,” pungkas Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Guntur IC Lelono, mengutarakan sisi positif Taruna AAL dapatkan dalam event “Milan Expo 2015.

Acara diawali dengan pertukaran cenderamata oleh masing-masing instansi pemerintah tersebut berjalan sangat meriah dan penuh persahabatan. Hadir dalam acara tersebut Duta Besar Indonesia untuk Italia H.E. August Parengkuan. Selain itu, juga ada Penasehat Menko Kemaritiman Laksamana (Purn) Dr. Marsetio dan Pangkolinlamil Laksda TNI Aan Kurnia, serta para pejabat militer setempat. (pr)

Redaktur: Aristianto Z.


 





Baca Juga