Sabtu, 07/11/2015 15:48 WIB | Dibaca: 1684 kali

Ultah ke-70 Waldjinah Ditodong Tanda Tangan Wakil Ketua DPR RI


Waldjinah membubuhkan tanda tangan di piringan hitam koleksi Fadli Zon. Foto: doc/has

SOLO - Sosok yang dikenal sebagai Ratu Keroncong Indonesia, Waldjinah,  hari ini, Sabtu (07/11/2015) tepat berusia 70 tahun. Sejumlah tokoh dan pejabat Negara memberi ucapan terhadap senior kebanggan  Indonesia, tersebut. Salah satunya wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.

“Di masa lalu, siapa tak kenal Waldjinah. Kontribusi beliau terhadap perkembangan keroncong dan dunia musik Indonesia  luar biasa,” kata Fadli Zon, yang tadi malam bersilaturahim ke kediaman Waldjinah di Solo.

Fadli Zon ditemui Waldjinah dan dua putranya. Dalam kesempatan tersebut, dia mengucapkan selamat ulang tahun ke 70 untuk Waldjinah,

“semoga semakin sehat dan panjang umur," kata Politisi Gerindra yang juga dikenal sebagai budayawan ini.

Fadli Zon mengaku termasuk pengagum Waldjinah. Menurutnya album yang telah dibuat jumlahnya sangat banyak, piringan hitam saja lebih dari 50. Fadli Zon juga mengoleksi sekitar 21 piringan hitam lagu Waldjinah.

Saat kunjungan, Fadli Zon meminta tanda tangan Waldjinah di kertas cover piringan hitam koleksinya. Tampak tangan pencipta lagu dan penyanyi Walang Kekek itu mulai lemah karena sudah sepuh. 

"Piringan hitam Waldjinah ini adalah koleksi saya pribadi. Saya simpan sebagai salah satu koleksi Fadli Zon Library. Kini semakin sulit mendapatkannya baik yang dibuat Lokananta maupun Elshinta Records," ujarnya.

Waldjinah menurut Fadli adalah legenda yang hidup, the living legend. Ia adalah kekayaan nasional kita, pahlawan kebudayaan khususnya keroncong.

“Lagu-lagunya telah mewarnai perjalanan jutaan masyarakat Indonesia seperti lagu Walang Kekek dan Jangkrik Genggong," ungkapnya.

Waldjinah menceritakan sedikit pengalamannya diundang ke berbagai negara. Juga tentang sejumlah lagu yang ia nyanyikan. Lagu yen ing tawang ono lintang karya Andjar Any yang dinyanyikan Wadjinah, termasuk favorit Fadli Zon.

 "Lirik lagu itu sangat romantis. Kisah nyata," kata Waldjinah sambil tertawa. (pr/has)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga