Rabu, 04/10/2017 20:32 WIB | Dibaca: 151 kali

Ini Hubungan Pancasila dan Teknologi Menurut Sri Sultan HB X


Sri Sultan HB X saat menghadiri Pameran dan Seminar Sains dan Teknologi di GOR UNY. Foto: doc.Humas

SLEMAN – Nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah bangsa sangat penting untuk dilekatkan dalam pengembangan sains dan teknologi. Sebab, kedua hal tersebut pasti akan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (HBX) saat memberikan sambutan pada Pameran dan Seminar Sains dan Teknologi di Gelanggang Olah Raga  Universitas Negeri Yogyakarta, Rabu (04/10/2017).

Dalam kesempatan tersebut Sri Sultan juga berharap kalangan ilmuwan dan teknokrat mampu meningkatkan program teknologi tepat guna berbasis potensi dan kearifan lokal, serta menumbuhkan kewirausahaan teknologi atau technopreneurship.

“Sehingga ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menjadi solusi, yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai wahana peningkatan kesejahteraan, keunggulan, serta kemandirian daerah dan bangsa dalam percaturan persaingan teknologi dan ekonomi global,” tutur Sri Sultan Dihadapan para tamu undangan yang hadir, diantaranya Bupati Sleman, Sri Purnomo.

Selain itu, Sri Sultan juga menjadi salah satu nara sumber dalam Seminar Seminar Nasional bertajuk Sains dan Teknologi Pancasila Untuk Keagungan Bangsa,  bersama Rektor UNY, Prof Dr  Sutrisna Wibawa, MPd; Pengusaha sekaligus Pendiri Lippo Grup Mochtar Riadi serta Ahli Cyber Teknologi, Pratama D. Persadha.

Dengan dimoderatori Guru Besar FH UGM, Prof. Dr. Nindyo Pramono, Sultan mengemukakan pemikirannya mengenai perkembangan teknologi  dan pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan maupun UKM guna menciptakan kemajuan di masyarakat.

“IT (Teknologi dan Informasi, red)  adalah kekuatan untuk dapat berproses agar mempunyai daya saing untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan. IT merupakan tantangan masa depan yang tidak perlu ditakuti, tapi perlu diberikan ruang dalam batas-batas proporsionalitas yang bisa dilakukan,” tutur Sri Sultan.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Dr. Sugeng Bayu W, MSi mengatakan, kegiatan Pameran Dan Seminar Sains dan Teknologi  diselenggarakan oleh Kraton Yogyakarta bekerjasama dengan Perhimpunan Warga Pancasila.

“Kami gelar event ini untuk menyambut penetapan Gubernur DIY periode masa jabatan 2017-2022 sekaligus sebagai upaya pengembangan bakat warga Yogyakarta dalam bidang iptek,” ujarnya.

Menurut Sugeng, event tersebut diikuti sebanyak 84 peserta yang berasal  dari kabupaten/kota se-DIY, universitas di Yogyakarta, komunitas serta individu berpartisipasi. Pameran akan berlangsung selama tiga hari (4-6 Oktober) dan mengusung tema ‘Tunjukkan Jogjamu Untuk Indonesia’.

Selain melakukan prosesi pengguntingan pita sebagai ditandainya pembukaan event,  Sri Sultan juga meninjau stand-stand yang ada sebagai wujud apresiasi terhadap pengembangan sains dan teknologi masyarakat Yogyakarta. (kt1) 

Redaktur: Rudi F

 

Sumber: Pers Rilis Humas Pemda DIY


 





Baca Juga