Maestro Patung Indonesia Yusman Bakal Gelar Pameran Tunggal di Jogja Galery


Karya monumental maestro patung Indonesia, Yusman. Foto: ist

YOGYAKARTA – Maestro Patung Indonesia, Yusman bakal  menggelar pameran tunggal di Jogja Galery, Alun-Alun Utara Yogyakarta, 20 Desember 2017 - 10 Januari 2018. Pameran Tunggal ini bertajuk Retrospeksi Yusman ; Menandai Indonesia.

Direktur Jogja Galery, KRMT Indro Kimpling Suseno menuturkan, pameran tersebut akan menampilkan karya-karya terbaik Yusman yang sudah banyak menciptakan penanda bersejarah di seantero Nusantara.

Dikatakan Budayawan yang akrab disapa Romo Kimpling ini, pematung Yusman adalah seniman pemegang rekor MURI (Museum Rekor Dunia - lndonesia) pembuat relief Monumen Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Soedirman terpanjang di lndonesia. Relief itu, kata dia, sepanjang 368 meter dengan bahan  Perunggu yang dibuat di Nawangan Pakis Baru, Pacitan, Jawa Timur, tahun 2010 yang lalu.

“Yusman  juga sebagai pemrakarsa dan pembuat patung berkelompok dengan bahan perunggu terbesar setinggi 14 meter di Monumen Pangsar Soedirman, di Cilangkap, Jakarta, tahun 2014. Karya Yusman berupa patung 6 Presiden RI juga menghiasi Balai Kirty Istana Bogor. Kiprahnya dalam seni patung tidak hanya diakui di Indonesia, tapi juga internasional,” ujar Romo Kimpling, Minggu (11/26/2017).

Romo Kimpling menjelaskan, dalam pameran retrospeksinya,  Yusman akan memajang sedikitnya 30 patung karya pribadi, 28 maket, dan 20 patung karya publik, yaitu patung para pahlawan, tokoh atau figur yang tingginya rata-rata 3,5 meter.

Dijelaskan Romo Kimpling, pantung karya publik yang akan ditampilkan antara lain patung Sultan Hasanuddin, Pahlawan Jambi, Jendral Besar A.H Nasution, Raja Batak, Pangsar Soedirman berdiri, Prof.M.Yamin, Pasukan Paskhas AU, Penerbang Pertama AU Nurtanio, 4 Penerbang TNl AU (termasuk Marsekal Imam Sufaat ), Mon Karbol AU, 5 orang Pasukan Pembebasan Trikora, dan lain-lain.

Menurut Romo Kimpling, karya Yusman yang monumental berupa duplikat patung Pangsar Soedirman ditandu 14 pasukan tentara dan rakyat setinggi 4 meter dan Pangsar Soedirman di ditandu oleh pasukan setinggi 12 meter akan dipajang disudut Utara dan Timur Alun-Alun Utara Jogja,

“Itu sebagai symbol dimulainya perjalanan Jendral Soedirman bergerilya melawan penjajah, sekaligus sebagai sentuhan sejuk pengingat bagi kita semua para warga bangsa Indonesia diabad melinium ini, akan jasa para pahlawan negeri yang berjuang tanpa pamrih material dan Ikhlas mengobarkan jiwa raga senyatanya,” kata Romo Kimpling.

Ditambahkan Romo Kimpling, dalam pembukaan pameran juga akan dilakukan soft launching ‘Taman Patung Pahlawan Nusantara’ di Saptosari Gunung Kidul oleh Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos.

“Taman Patung Pahlawan Nusantara di Gunungkidul nantinya juga akan diisi karya-karya maestro patung Indonesia, Yusman,” tutup KRMT Indro Kimpling Suseno. (rd)

Redaktur: Ja’faruddin. AS


 





Baca Juga