Libur Natal dan Tahun Baru, Omzet Pedagang Batik di Beringharjo Naik


Pasar Beringharjo dipadati wisatawan saat musim libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Foto:Faisal


YOGYAKARTA
- Musim liburan Natal tahun 2017 dan tahun baru 2018, Kota Yogyakarta digelontor wisatawan. Kawasan Jalan Malioboro dipadati wisatawan, terutama pasar Beringharjo.

Kebanyakan wisatawan yang datang ke pasar tradisional terbesar di Kota Jogja tersebut memborong batik,

"Kalau ke Jogja tak beli batik di Pasar Beringharjo, tidak lengkap. Di sini soalnya batiknya bagus-bagus dan murah," ujar Adela (19) warga Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (27/12/2017) siang.

Meski berdesak-desakan namun Adela mengaku senang. Terlebih, kata dia, di Pasar Beringharjo dia banyak menemukan barang-barang marchandise khas Jogja yang murah,

"Berdesakan sih, maklum musim liburan, tapi ini justru ada sensasinya berbelanja di Beringharjo," katanya.

Sementara pedagang Batik Padar Beringharjo, Dewi (45) mengaku selama musim liburan natal dan jelang tahun baru ini, omset penjualannya meningkat,

"Lumayan mas, dibanding liburan natal dan tahun baru tahun lalu, penjualan kali ini lebih meningkat, sehari saya biasa jual 10 sampai 15 batik, kalau hari biasa laku 5 saja sudah bagus," ujarnya disela-sela melayani pembeli.

Di sisi lain, untuk menambah kenyamanan dan keamanan wisatawan berbelanja di Pasar Beringharjo, nampak petugas kepolisian dari Polresta Yogyakarta di siagakan. Selain itu anggota komunitas seperti jaga warga juga nampak turut mengamankan Pasar Beringharjo dan kawasan jalan Malioboro hingga nol Km Jogja. (Kt1)

Redaktur: Faisal

 

 

 


 





Baca Juga