Jumat, 29/12/2017 19:37 WIB | Dibaca: 397 kali

Jabatan Kaskolinlamil Diserahterimakan


Pangkolinlamil memimpin upacara serah terima jabatan Kaskolinlamil. Foto: ist

JAKARTA - Jabatan Kepala Staf Komando Lintas laut Militer (Kaskolinlamil) diserahterimakan dari Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M. kepada Laksma TNI Irwan Achmadi, M.Tr. (Han).

Upacara militer serah terima jabatan dipimpin Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksda TNI Yudo Margono, S.E. di Gedung Laut Nusantara, Mako Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (29/12/2017).

Laksma TNI Irwan Achmadi, M.Tr. (Han) yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Doktrin Komando Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) adalah alumni AAL angkatan 33 tahun 1988, sedangkan Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh S.E., M.M. alumni AAL angkatan 32 tahun 1987 selanjutnya akan menjabat sebagai Wakil Komandan (Wadan) Kodiklatal.

Pati bintang satu kelahiran Majalengka, 52 tahun yang lalu ini banyak berdinas dilingkungan kapal perang Komandan Armada RI Kawasan Barat dan Kawasan Timur. Sejak Lulus sebagai Perwira pertama TNI AL berpangkat Letnan Dua hingga Kolonel dihabiskannya di satuan kapal Amfibi Komando Armada RI kawasan timur dan barat.

Laksma TNI Irwan Achmadi, M.Tr. (Han) pertama kali berpangkat Letnan Dua berdinas di Satuan Kapal Korvet (Satkor) KRI Monginsidi 343 sebagai Perwira Divisi Komunikasi, kemudian naik Letnan Satu menjadi perwira divisi senjata bahari dan Kadepsops KRI Teluk Sibolga 536. Sebelum mengikuti Diklapa II, menjabat Palaksa KRI Teluk Sabang 544 dan jabatan Komandan KRI Teluk Sabang 544 diraihnya selesai Dikregseskoal tahun 2001.

Setelah itu jabatan Komandan terus disandangnya, mulai Komandan Lanal Tarempa (2002), Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya dan Komandan Satuan Amfibi Koarmatim. Jabatan Asrena Koarmabar , Direnbang AAL dan Dirdok Kodiklatal diembannya selesai mengikuti Pendidikan Sesko TNI angkatan 40 tahun 2013.

Dalam sambutannya Pangkolinlamil mengatakan, serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Laut merupakan suatu upaya pembinaan organisasi dan personel secara utuh, sekaligus pembaharuan semangat dan penyegaran pemikiran serta inovasi terhadap tuntutan tugas yang semakin kompleks,

“Hal ini juga terkait dengan siklus penugasan personel TNI Angkatan Laut dalam rangka meningkatkan prestasi serta pemberian kesempatan dan peluang untuk dapat mengembangkan kemampuan dan kepemimpinannya sehingga dapat mewujudkan organisasi yang responsif dan lebih dinamis terhadap perubahan dan perkembangan lingkungan strategis,” kata Pangkolinlamil.

Dijelaskan Pangkolinlamil, dinamika dan kecenderungan perkembangan lingkungan yang terjadi dimasyarakat pada jaman kekinian atau era globalisasi ini mendorong semakin menurunnya nilai-nilai moral dan perilaku sebagai prajurit sejati.

“Oleh karenanya, ke dalam kita terus membenahi Kolinlamil” tutur Panglima Kolinlamil.

Menurut Pangkolinlamil, saat ini Kolinlamil telah mengajukan usulan pembentukan Staf Potensi Maritim (Potmar) dan Staf Ahli Panglima dalam upaya menunjang tugas pokok Kolinlamil. Disamping itu juga, imbuh Pangkolinlamil,  usulan peningkatan Dinas Provoos menjadi Pomal bertujuan penajaman fungsi dalam hal penegakan hukum.

“Pembangunan organisasi seperti ini akan terus dikembangkan agar Kolinlamil selalu siap dalam menghadapi tantangan tugas kedepan,” imbuhnya.

Pangkolinlamil juga menambahkan, bahwa jabatan Kaskolinlamil merupakan staf pelaksana utama Panglima Kolinlamil dalam menyelenggarakan pengerahan dan koordinasi kegiatan staf umum, unsur-unsur pelaksana pusat dan pelayanan tingkat Mako Kolinlamil.

“Dari serah terima ini diharapkan memberikan nuansa baru yang lebih kreatif dan segar dalam mewujudkan Kolinlamil yang lebih meningkat lagi” tandas Panglima Kolinlamil.

“Tugas ini,  menuntut dedikasi dan mobilitas kerja yang tinggi terutama dalam mendukung dan melaksanakan tugas pokok Kolinlamil sebagai Kotama operasional yang dituntut untuk selalu mampu meningkatkan kesiapan operasional kapal dan kemampuan personelnya dalam mendukung pelaksanaan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” pungkasnya. (kt5)

Redaktur: Faisal

 


 





Baca Juga