Senin, 12/03/2018 15:34 WIB | Dibaca: 341 kali

Atlet Yongmoodo Bantul Dibentuk Sebagai Jawara Berjiwa NKRI


Federasi Yongmoodo Indonesia melaksanakan ujian kenaikan tingkat triwulan I. Foto: ist

BANTUL - Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan ujian kenaikan tingkat triwulan I di Aula Pyramid Jl. Parangtritis Bantul, Minggu (11/3/2018).

Menurut Ketua I Pengurus FYI Pengkab Bantul, Kapten Inf Surono, Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh Cabor wilayah DIY sekitar 167 orang, termasuk cabor wilayah Bantul yaitu Kodim 0729/Bantul, sejumlah  33 orang.

“Adapun kelas atau tingkat ujian antara lain adalah kenaikan tingkat sabuk kuning, hijau, biru, coklat dan merah. dengan hasil yang memuaskan bahwa peserta ujian kanaikan tingkat kali ini berhasil lulus semua,” katanya dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Senin (12/03/2018)

Dikatakan Kapten Inf Suryono yang juga menjabat Danramil 10/Imogiri Kapten Inf Surono, sebelum ujian kenaikan tingkat dimulai, kegiatan diawali dengan pemberian materi Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan. Menurutnya, wawasan kebangsaan dan bela negara penting bagi para atlet Yongmoodo agar tidak hanya menjadi jawara atau petarung berprestasi, melainkan juga berjiwa NKRI.

Ia yang menjadi pemateri menekankan, generasi muda adalah generasi penerus yang akan menggantikan dan melanjutkan kepemimpinan bangsa kelak untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur,

Ditegaskan Suryono, atlet Yongmoodo, selain harus berprestasi dalam beladiri juga didalam diri harus ada motivasi melalui beladiri Yongmoodo untuk bersatu dan tidak membeda-bedakan satu sama lain,

“Dengan semangat Kebangsaan kita harus bersatu tidak membedakan satu sama lain, karena kita sebagai generasi muda harus menteladani para pejuang - pejuang Kemerdekaan yang telah gugur mendahului kita dengan semangat persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI,” tukasnya.

Dalam berbangsa dan bernegara, kata dia, masyarakat Indonesia harus senantiasa menjunjung tinggi empat pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),

“Keempat pilar kebangsaan itu harus kita junjung tinggi demi terciptanya keamanan dan ketenteraman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya (kt1)

Redaktur: Rudi F

 


 





Baca Juga