Selasa, 17/04/2018 21:31 WIB | Dibaca: 199 kali

Ketika Sentuhan TMMD Wujudkan Impian Meraka yang Nyaris Patah Arang


Ibu Wagimin nampak terharu dan bahagia saat menyambut kunjungan dua satgas TMMD Kodim 0734/Yogyakarta yang turut merenovasi rumahnya. Foto: ist

SENYUM  ramah tersungging di bibir Ibu Wagimin (70) saat menyambut kedatangan dua Anggota TNI dari Kodim 0734/Yogyakarta yang bertandang ke rumahnya di Kampung Gambiran  Rt.47 Rw.08 Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta, Selasa (17/04/2018).

Dengan tergopoh perempuan renta itu mempersilakan kedua prajurit yang tak lain Sertu Ari Fitrianto dan Kopka Marsugiyanto, masuk ke dalam rumahnya. Sambutan hangat Wagimin kepada keduanya bukan lantaran takut, melainkan wujud terima kasih tulus atas jasanya memperbaiki rumah reyotnya yang sebelumnya tak layak huni.

Wanita tua itu sangat menginsyafi jika program bedah Rumah Tak Layak Huni (RLTH) dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 101 tahun 2018 Kodim 0734/Yogyakarta yang menyasar rumahnya itu, sekaligus mewujudkan mimpinya untuk membuka warung sembako. Kedua tantara yang bertamu ke rumahnya itu memiliki andil sebagai Satuan Tugas (Satgas) TMMD.  

“Matur Suwun Pak, sakniki Kulo  sampun gadah warung sing jembar (terimakasih pak, sekarang saya punya warung yang lebih luas)” ucap Wagimin dengan senyum haru kepada Sertu Ari Fitrianto dan Kopka Marsugiyanto.

Wagimin menceritakan, sebelumnya ia hanya berjualan di depan rumah hanya menggunakan meja yang relatif kecil. Oleh karenanya, saat hujan atau panas terik, ia terpaksa tak melanjutkan berjualan. Lama terbersit dalam benaknya sebuah harapan agar diusia senjanya, ia bisa memiliki sebuah warung kecil yang lebih luas dan tertata agar dalam berjualan lebih nyaman dan tenang.

Ia bahkan sempat patah arang untuk mewujudkan impiannya. Sebab, suaminya, Pak Wagimin hanya seorang buruh bangunan yang bekerja berpindah-pindah.  Penghasilannya  yang pas-pasan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai seorang  Ibu Rumah Tangga, ia terketuk hatinya untuk turut membantu perekonomian keluarga dengan berdagang alakadarnya bermodalkan penghasilan dari suami yang terbatas,

“Warungnya  sekarang sudah luas,  meskipun dagangannya masih  sedikit tetapi sudah  cukup puas. Ini suatu karunia yang tak terduga, dan ini membuat saya  tambah bersemangat lagi untuk bekerja dengan membuka usaha warung sembako  kecil-kecilan,” ujarnya dalam bahasa jawa halus.

Kehadiran TMMD di kampungnya benar-benar  disyukuri Wagimin dan warga Gambiran lainnya. TMMD kata Wagimin, telah merubah rumahnya  yang semula kumuh menjadi lebih baik,

“Kampung juga jadi lebih asri dengan TMMD, kami sungguh berterimakasih kepada para tantara Kodim 0734/Yogyakarta,” imbuh Wagimin.

Di sudut lain kampung Gambiran, perempuan paruh baya yang tak kalah nampak sumringah dengan kehadiran TMMD adalah Ibu Murah (60). Selayaknya Ibu Wagimin, Murah juga meluapkan rasa haru bercampur bahagia  ketika menerima kunjungan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Inspektorat Kodam IV/Diponegoro, Letkol Inf Priyanto, Selasa (17/04/2018).

Murah yang rumahnya menjadi salah satu dari sepuluh RTLH yang direnovasi satgas TMMD mengaku sangat berbahagia. Pasalnya, berkat bantuan dari TMMD, impiannya untuk memiliki rumah yang layak, kini terwujud,

“Dulu hanya mimpi saja, akan tetapi dengan ada bantuan dari TNI, impian kami jadi kenyataan. Kami sangat senang dan bahagia karena kini kami bisa tidur di rumah yang sudah bagus,” tukasnya.

Terang saja Murah pesimistis bisa memperbaiki rumahnya. Dengan gaji yang sangat kecil, ia yang setiap harinya bekerja sebagai pembantu berjualan di toko orang lain, bisa membuat dapurnya tetap ngebul saja sudah bersyukur,  

“Uang gaji saya hanya cukup untuk makan saja.  Meskipun gaji saya pas-pasan, saya tetap bersyukur. Dihitung pakai kalkulator apa pun, uang gaji saya tidak pernah cukup untuk menghidupi anak-anak, apalagi untuk memperbaiki rumah. Tapi saya percaya rizqi Allah yang mengatur. Alhamdulillah, meskipun pas-pasan, saya tidak pernah sampai kelaparan,” ucapnya.

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang semakin meningkat, selain kerja buruh harian, ia mencoba untuk berusaha dan berkerja apa saja.

Saat ditanya Letkol Inf Priyanto, “Bagaimana Bu Murah sudah tenang dan puas (dengan renovasi rumah oleh TMMD)…? Murah mengaku sangat senang bukan kepalang,

“Saya sangat senang dapat bantuan dari TMMD, juga sudah tenang. Terimakasih Bapak TNI, terimakasih kepada Koramil 07/Umbulharjo, Kodim 0734/Yogyakarta terutama kepada Dandim Letkol Inf Rudi Firmansyah, S.E., M.M, yang telah memilih rumah saya untuk di perbaiki sehingga menjadi bagus,” katanya dengan mata berkaca-kaca karena haru.

“Seperti inilah bantuan dan bhakti TNI yang sangat tepat dan perlu di perhatikan semua pihak, apabila semua mau peduli dengan kondisi masyarakat yang masih kekurangan, maka pemerataan akan cepat di atasi dan TMMD siap melaksanakan itu semua demi membantu masyarakat bangsa dan Negara,” tutur Letkol Inf Priyanto.

Selama satu bulan TMMD dilaksanakan di wilayah Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, berbagai pembangunan Fisik maupun kegiatan Non Fisik sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh Warga Pandeyan dan membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakatnya secara menyeluruh. (Ja'faruddin. AS)

 


 





Baca Juga