Sabtu, 05/05/2018 23:53 WIB | Dibaca: 436 kali

HT Digadang Dampingi Jokowi dalam Pilpres 2019


Ahmad Rofik. Foto: Ja'faruddin. AS

YOGYAKARTA – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) sudah menyatakan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.  Perindo juga siap memberikan kontribusi nyata untuk pemenangan Pilpres,

“Untuk Pencapresan Perindo sudah final ke Jokowi, karena UU (Pemilu) yang baru tidak mengakomodir partai baru menjadi peserta Pilpres. Presidential threshold 20 persen kan acuannya Pemilu yang lalu,” ujar Sekjend DPP Perindo, Ahmad Rofiq saat menghadiri pembekalan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Perindo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Hotel Grand Keysha, Jl. Afandi, Gejayan, Sleman Yogyakarta, Sabtu (05/05/2018).

Meski Perindo belum memiliki seat (kursi DPR) pada pemilu sebelumnya, tapi Rofiq optimistis apa yang akan dikontribusikan Perindo untuk pemenangan tidak akan kalah jauh dengan partai yang sudah ada lebih dulu.

Sementara itu, ditanya apakah Perindo akan mengajukan Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) Jokowi dalam Pilpres 2019? Rofiq selaku kader Perindo menggadang Ketua Umum Perindo, Hary Tanoe Soedibyo (HT) bisa menjadi pendamping Jokowi sebagai Cawapres.

Terlebih, kata dia, Perindo sudah masuk partai tengah sehingga tidak menutup kemungkinan  mejadi magnet partai lain untuk berkoalisi, sehingga akan memberikan kontribusi konkret sama atau bahkan lebih besar dengan partai-partai lain dalam pemenangan Jokowi - HT.

“Sebagai Kader partai saya punya keinginan yang menggebu-gebu untuk mempersandingkan Jokowi dan Hary Tanoe, karena bagaimanapun saya melihat pak Jokowi perlu ditopang oleh orang yang ahli dalam bidang ekonomi, karena ekonomi memang menjadi kebutuhan untuk membangun bangsa ke depan,” harap Rofiq.

Rofiq memandang, sosok HT memiliki kriteria yang mumpuni sebagai pendamping Jokowi. HT menurutnya mengerti betul ekonomi secara praktik, sehingga bisa melakukan percepatan apa yang diinginkan Jokowi yakni menghapuskan kesenjangan ekonomi,

“Pasangan ini akan menjadi dwi tunggal yang saling melengkapi,” tandasnya. (rd)

Redaktur: Ja'faruddin. AS


 





Baca Juga