Tingkatkan Kerjasama Siaga Bencana, PMI DIY Tandatangani MoU dengan Poltekes dan Polda


Penandatanganan MoU antara PMI dan Polda DIY disaksikan Wagub DIY. Foto: ist

YOGYAKARTA – Guna meningkatkan peran serta dalam penanganan bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Polda DIY dan Poltekes Kemenkes Yogyakarta. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Pedoman Kerja tersebut dilakukan dalam rangkaian Peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah se-Dunia, di Auditorium Poltekes Kemenkes Yogyakarta, Selasa (08/05/2018).

Ketua PMI DIY, GBPH H. Prabukusumo, S.Psi., menuturkan, kerjasama PMI dengan Polda DIY dan PMI dengan Politeknik Kesehatan (Poltekes) merupakan upaya menguatkan kerjasama yang selama ini sudah terjalin,

“Saya berharap penandatanganan pedoman kerja ini dapat meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dan dapat ditindaklanjuti secara teknis di PMI Kabupaten/Kota dan Polres se-Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Gusti Prabu, sapaan GBPH. Prabukusumo, di sela-sela acara.

Hadir dalam penandatanganan tersebut, Wakapolda DIY, Kombes Pol Teguh Sarwono, M.Si. mewakili Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri. Dalam kesebatan tersebut Teguh mengungkapkan, Polda DIY menyambut baik kerjasama dengan PMI dalam kegiatan kemanusiaan. Ia berharap, kerjasama dengan PMI akan semakin meningkat setelah adanya MoU.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Poltekes Kemenkes Joko Susilo, SKM, M.Kes. Ia berharap dengan adanya MoU sinergitas antara PMI, Polda dan Poltekes dalam penanganan bencana, kegiatan kemanusiaan di kampus Poltekes akan semakin ditingkatkan.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menuturkan,  MoU yang ditandatangani adalah langkah yang baik antara Kepolisian, PMI dan juga Perguruan Tinggi. Sri Sultan juga berharap PMI bisa mendorong relawan muda untuk berpartisipasi aktif dalam setiap gerakan kemanusiaan,

“MoU ini sesuai dengan pilar Jogja yaitu kampus, kampung, kantor, dan Kraton. PMI diharapkan terus mendorong dan meningkatkan keikutsertaan relawan muda untuk berpartisipasi aktif di setiap gerakan kemanusiaan. Sejak dini mereka harus didorong untuk berperan menjadi agen atau pelopor menyebarkan pemahaman kepada sebayanya dan masyarakat mengenai pentingnya gerakan kemanusiaan dalam kehidupan saat ini,” kata Paku Alam X membacakan sambutan Gubernur.

Dalam Peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah se-Dunia tersebut, sekaligus dilakukan launching Kampus Siaga Bencana, kerjasama dari PMI DIY dengan Poltekes Kemenkes Yogyakarta.

Gusti Prabu berharap kampus-kampus lain yang sudah ada Unit Relawan Korps Sukarela di DIY dapat segera menyusul menjadi Kampus Siaga Bencana,

“Demikian juga dengan unit-unit sekolah yang ada unit Palang Merah Remajanya di seluruh DIY juga diharapkan menjadi Sekolah Siaga Bencana,” harap Gusti Prabu.

Kegiatan bertajuk “Senyummu, Kebahagiaan Kami”menurut Gusti Prabu, memiliki makna, bahwa melalui tema peringatan tahun 2018 ini, PMI mengajak masyarakat bertindak sederhana untuk membagi simbol universal ‘senyuman’.

Dijelaskan Gusti Prabu, senyuman adalah tanda kebahagiaan, kenyamanan dan kepuasan. Simbol senyum, kata dia, menandakan bahwa pelayanan yang telah diberikan sangatlah bermanfaat untuk masyarakat,

“Senyum dari para pelaku kemanusiaan ini memberi kesan menenangkan, karena PMI siap membantu dimanapun, kapan pun dan untuk siapa pun,” pungkas Gusti Prabu.

Acara Peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah se-Dunia, di Auditorium Poltekes Kemenkes Yogyakarta juga dihadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Kemenkes RI, Sugiyanto, S.Pd, M.App sc., Perwakilan BASARNAS DIY, dan Relawan PMI se-DIY. Acara dimeriahkan dengan flash mop 6 langkah cuci tangan oleh semua peserta. (kt 1)

Redaktur: Faisal

 

 


 





Baca Juga