Rabu, 09/05/2018 15:59 WIB | Dibaca: 208 kali

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Puasa Dinilai Masih Wajar


Tim TPID DIY Pantau harga kebutuhan pokok jelang ramadhan. Foto: Rudi

YOGYAKARTA – Harga beberapa komoditas kebutuhan makanan pokok menjelang bulan puasa Ramadhan mengalami keniakan.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY Ir. Sugeng Purwanto, MA., mengatakan, beberapa komoditas yang telah mengalami kenaikan harga diantaranya telur, daging ayam, bawang merah, dan bawang putih.

Namun demikian, ia menilai kenaikan harga tersebut masih wajar,

“Kenaikannya masih wajar. Ini mungkin dipengaruhi oleh pengiriman pasokan yang agak terlambat dan permintaan mendekati puasa juga cenderung naik,” katanya saat pantauan harga bahan pokok oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY di Pasar Beringharjo, Yogyakarta dan Pasar Godean, Sleman pada Rabu (09/05).

Menurut Sugeng, agar pasokan komoditas tetap terjaga, maka distribusi barang harus diupayakan tetap lancar. Untuk menjamin hal itu, kata dia, dilakukan pula koordinasi antar daerah agar pasokan komoditas pokok tidak pernah kosong,

“Selama ditingkat distributor lancar, pemerintah memantau saja. Tapi kalau sudah ada kendala, baru pemerintah turun tangan,” ujarnya.

Menurut Sugeng, kenaikan harga di Godean lebih tinggi dibandingkan di di Pasar Godean. Menurutnya hal itu disebabkan karena pasar pinggiran jadi persaingan tidak terlalu ketat, sehingga harga bisa naik lebih tinggi.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadi Jaya yang ikut melakukan pemantauan di Pasar Beringharjo mengatakan, upaya TPID Kota Yogyakarta untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dengan mengedukasi konsumen atau pengendalian konsumsi,

“Makanya kehadiran kios Segoro Amarto penting sebagai alat mengedukasi dan aspek pemahaman tentang psikologis harga komoditas. Supaya konsumen minimal mengetahui HET (Harga Eceran Tertinggi),” ujarnya.

Sedangkan Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Sleman Emir Nosasih mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman mengupayakan adanya koperasi untuk beras. Tujuannya, kata dia, untuk mengumpulkan produksi beras dari para petani Sleman dan menyebarkannya ke pasar-pasar di Sleman untuk dimanfaatkan sendiri oleh masyarkaat Sleman.

 “Ini juga untuk memotong mata rantai distribusi sebagai upaya pengendalian harga juga,” ungkapnnya

Pantauan TPID beberapa harga kebutuhan pokok di Pasar Beringharjo yang mengalami kenaikan harga per kilogramnya adalah telur ayam dari Rp22.000 menjadi Rp26.000. Bawang putih kating dari Rp16.000 naik ke Rp20.000. Daging ayam dari Rp32.000 menjadi Rp34.000, dan cabe merah keriting naik menjadi Rp25.000 dari harga Rp23.000.

Sementara di Pasar Godean, komoditas yang mengalami kenaikan harga per kilogramnya adalah telur ayam dari Rp20.000 menjadi Rp25.000, bawang putih kating Rp24.000 naik ke Rp28.000, dan daging ayam dari Rp32.000 menjadi Rp34.000. (kt1)

Redaktur: Fefin Dwi S

 

 

 

 

 

 

 


 





Baca Juga