Pertama Kali Ikuti Upacara HUT RI, Mahasiswa Papua Nyatakan Siap Jaga Keistimewaan DIY dan NKRI


Usai ikuti upacara mahasiswa Papua menyerahkan karangan bunga kepada Walikota, Dandim dan Kapolresta Yogyakarta. Foto: Ja'faruddin. AS

YOGYAKARTA – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI)  ke 73 di Balai Kota Yogyakarta tahun ini ada yang istimewa. Pasalnya, sejumlah mahasiswa asal Papua yang selama ini tidak pernah mengikuti upacara, tampak dalam barisan peserta bersama perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, pemuda, dan pelajar, serta TNI-Polri.

Para mahasiswa asal Papua tersebut nampak khidmat mengikuti jalannya upacara. Usai upacara, mereka menyerahkan karangan bunga mawar kombinasi warna merah dan putih kepada Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Dandim 0734/Yogyakarta Bram Pramudia, S.E, dan Kapolresta Yogyakarta AKBP Armaini, SIK, sebagai simbolisasi kesetiaan terhadap Bangsa Indonesia,

Mahasiswa Papua mengikuti upacara dengan didampingi langung oleh RM.Acun Hadiwidjojo (KRT.Poerbokusumo) yang didaulat sebagai Ayah Kandung Masyarakat Papua di Yogyakarta ( baca:http://jogjakartanews.com/baca/2018/07/14/4646/deklarasi-damai-masyarakat-papua-di-jogja-angkat-rm-acun-sebagai-orang-tua ).

Acun mengungkapkan, ia mengajak anak-anaknya mahasiswa Papua mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI untuk menumbuh-kembangkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Adik Sri Sultan Hamengkubuwono X ini, sekaligus menegaskan bahwa masyarakat Papua di Yogyakarta siap menjaga Keistimewaan Yogyakarta dan NKRI,

“Siap, kami siap menjaga keistimewaan Yogyakarta dan NKRI. Selama ini sebenarnya mereka (Masyarakat Papua di Yogyakarta) tidak ada masalah. Kalau toh ada aksi, itu hak mereka sebagai warga Negara Indonesia, tapi saya meminta agar tidak anarkis dan tidak melanggar aturan negara. Buktinya hari ini mereka berpartisipasi dalam upacara peringatan kemerdekaan,” tutur Acun yang juga Keponakan dari Sri Sultan HB IX.

“Ini yang datang 20 orang karena quota peserta upacara dibatasi, sebenarnya kami sudah siap 50 orang,” imbuh Cucu dari Sri Sultan HB VIII.

Sementara itu, Ketua Asrama Mahasiswa Papua (di Kemasan,Kota Yogyakarta), Linus Kagoya mengungkapkan, ia dan teman-temannya mahasiswa Papua di Yogyakarta baru pertama kalinya mengikuti upacara HUT RI. Selama ini, kata dia, ia dan teman-temannya tidak pernah ikut merayakan HUT RI,

“Kami mengikuti orang tua kami, Bapak Acun, sehingga bisa ikut upacara peringatan kemerdekaan. Ini pertama kalinya kami ikut,” ujarnya sekaligus menyatakan ia dan teman-temannya  siap turut menjaga keamanan dan ketertiban di Yogyakarta serta mengikuti peraturan yang berlaku di Indonesia, khususnya di Yogyakarta.

Dikatakan Titus, ia dan teman-temannya bersyukur dan ikut memeriahkan HUT kemerdekaan RI yang ke 73, sehingga tahun ini memasang bendera merah putih di asrama Papua, Kemasan, Yogyakarta yang selama ini tidak pernah dilakukan.  Rencananya, kata dia,  malam ini mahasiswa Papua juga akan menggelar acara tasyakuran. 

Sementara itu, Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengapresiasi keikutsertaan mahasiswa Papua dalam upacara peringatan HUT kemerdekaan RI ke-73 di Halaman Balai Kota Yogyakarta. Menurutnya, dengan diikuti mahasiswa Papua, upacara peringatan HUT RI tahun 2018 menjadi istimewa,

“Dengan adanya adik-adik mahasiswa Papua yang dibawa langsung oleh orang tuanya yaitu Romo Acun, upacara peringatan HUT RI kali ini menjadi istimewa. Mudah-mudahan ke depan mahasiswa Papua terus bisa berpartisipasi. Saya berharap Mahasiswa atau masyarakat Papua di Yogyakarta lebih bisa berbaur dengan masyarakat Yogyakarta, turut menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Yogyakarta, tertib dan taat aturan,” harap Haryadi Suyuti.(rd)

Redaktur: Ja’faruddin. AS


 





Baca Juga