Bapas Yogyakarta Terpilih Ikuti Lomba Kebersihan Tingkat Nasional, Dinas Kesehatan Uji Kelayakan


Tim peninjau dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melaksanakan uji kelayakan dan kebersihan di kantor Bapas kelas I Yogyakarta. Foto: Hennyra

YOGYAKARTA – Menuju Wilayah Bebas Korupsi – Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK-WBBM) Balai Pemasyarakatan (Bapas) kelas 1 Yogyakarta terus memperbaiki dan melengkapi sarana dan prasarana kantor.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Bapas Yogyakarta dipilih menjadi wakil untuk mengikuti lomba kebersihan Tingkat Nasional.

Sebagai bentuk kesiapan mengikuti lomba, Tim peninjau dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melaksanakan uji kelayakan dan kebersihan kantor Bapas kelas I Yogyakarta, Kamis (14/03/2019) 

Ketua Tim pemeriksa, Adi Luhung, mengaku baru pertama kalinya masuk dalam Lingkungan UPT Pemasyarakatan dan ternyata tidak seperti yang ia bayangkan,

“Saya pikir suasananya akan seram dan menakutkan, tetapi ketika masuk pertama di Lobby kami terkesima disambut dengan keramahan dan fasilitas yang cukup memadai seperti Lobby yang di hiasi dengan Mural mewakili kegiatan Bapas Yogyakarta, fasilitas Ibu menyusui, fasilitas untuk difable dan tatanan taman yang apik dan asri,” Tutur Adi Luhung.

Dalam kesempatan tersebut Adi Luhung bersama dua orang anggota tim lainnya memeriksa satu persatu ruangan Bapas Yogyakarta, didampingi Kepala Bapas Muhammad Ali Syeh Banna.

Meski demikian, menurut Adi Luhung, dibalik kelebihan yang dimiliki, pasti juga belum sempurna. Ia memberi masukan bahwa sebaiknya untuk kantin Bapas Yogyakarta di perbaiki dan dibuat lebih nyaman, serta petugas kantin diberi pelatihan selama minimal dua hari di dinas kesehatan,

“Fasilitas pokok seperti kamar mandi dan mushola agar lebih diperhatikan kerapihannya,” katanya memberi masukan.

Ia menambahkan, Gedung Bapas Yogyakarta adalah Gedung Cagar Budaya dimana bangunan gedung bagian plafon masih mengunakan kayu. Disarankan oleh Adi agar Bapas Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta, untuk pelatihan bagaimana cara memadamkan api,

“Karena gedung dengan material seperti ini sangat mudah terbakar. Tapi secara umum Bapas sudah bagus,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bapas Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna mengatakan, kritik dan saran dari pihak Dinas Kesehatan sangat membantu dan memberi pengetahuan baru untuk Bapas Yogyakarta,

“Apalagi menuju WBK WBBM ini serta dalam rangka lomba kebersihan nasional, penilaian dari Dinas Kesehatan sangat dibutuhkan sebagai syarat utama dalam mengikuti lomba kebersihan Tingkat Nasional,” tutur Ali Syeh. (hen)

Redaktur: Fefin Dwi S


 





Baca Juga