Rabu, 13/04/2016 20:47 WIB

Pertahankan Warisan Budaya, Karang Taruna Giwangan Bakal Gelar Festival Dolanan Anak

YOGYAKARTA – Dolanan anak (Permainan anak) tradisional saat ini mulai punah. Hal tersebut menjadi keprihatinan Karang taruna Kelurahan Giwangan. Sebagai upaya nguri-uri (mempertahankan) warisan budaya leluhur tersebut, Karang Taruna Kelurahan Giwangan (Gema Persada) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta,  dan jogjakartanews.com sebagai media partner, bakal menggelar festival dolanan anak pada Minggu, 8 Mei 2016...
Rabu, 06/04/2016 18:07 WIB

GKR Hemas Prihatin Terhadap Perkembangan Budaya di DIY

SLEMAN - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas merasa prihatin  terhadap perkembangan budaya di Yogyakarta. Hal tersebut diungkapkannya pada acara  'Silaturahmi, sosialisasi  Lembaga DPD RI, dan Penyerapan Aspirasi' yang dilaksanakan di Dusun Gayamharjo, Prambanan, Sleman,  Rabu (06/04/2016). Menurut GKR Hemas, budaya tidak hanya pada ranah kesenian saja, namun dapat diterapkan dalam bidang...
Jumat, 25/03/2016 21:58 WIB

Kanwil Provinsi Jatim di Jakarta Gelar Pelatihan Reyog Ponorogo

JAKARTA - Sebanyak 200 peserta mengikuti Pelatihan Kesenian Reyog Ponorogo yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Jakarta. Pelatihan yang akan berlangsung selama dua hari 25-26 Maret 2016 mengundang pelatih langsung dari Ponorogo Jawa Timur, Gatot Eko Triono dan Sukamto. Kepala Kantor Perwakilan (Kanwil) Provinsi Jawa Timur, Azhari Abubakar mengatakan...
Sabtu, 19/12/2015 21:13 WIB

Para Penjaga Budaya Terima Penghargaan Pemda DIY

YOGYAKARTA – Para seniman penjaga budaya dan warisan budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat penghargaan dari Pemerintah Daerah (Pemda) DIY. Penghargaan yang diberikan meliputi tiga kategori penerima. Yaitu, katagori Seniman, Budayawan, dan pelestari warisan Budaya, adat, dan Tradisi. Dikutip dalam pers rilis Humas Pemda DIY, yang diterbitkan Sabtu (19/12/2015), penghargaan anugerah budaya tersebut diberikan pada...
Kamis, 17/12/2015 21:08 WIB

Komunitas Reog Ponorogo Siap Menjadi Duta Anti Narkotika

JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Drs. Budi Waseso (Buwas) mengatakan kelompok seni budaya merupakan salah satu sasaran dari bandar narkoba. Strategi mengikis seni budaya asli ini ditenggarai sebagai cara melemahkan bangsa Indonesia.  "Perhatian dan intensitas terhadap seni budaya asli yang memiliki nilai-nilai filosofi moral, merupakan bagian dari upaya...
Jumat, 27/11/2015 21:11 WIB

Lestarikan Reog Dikalangan Pelajar, KRP Gandeng Kemendagri

JAKARTA - Generasi muda, khususnya para pelajar, diminta ikut melestarikan warisan budaya takbenda nasional, seperti Reog Ponorogo. Budaya reyog diketahui mengajarkan nilai-nilai moral, diantaranya solidaritas, guyub, persatuan, kesetiaan, pengorbanan dan keberanian. "Melalui pagelaran seni budaya, pemerintah berharap akan terbangun sebuah harapan baru dalam upaya meletakkan kembali nilai-nilai dan sendi-sendi nilai luhur kebudayaan...
Kamis, 19/11/2015 20:56 WIB

Hasil Tim Kemlu Terkait Pembakaran Reog di Philipina Ditunggu Seniman Ponorogo

JAKARTA-Para tokoh, seniman, pegiat, dan masyarakat pecinta Reyog Ponorogo sedang menunggu hasil Tim bentukan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk menyelidiki insiden pembakaran reyog di KJRI Davao - Philipina yang terjadi 20 Oktober 2015. Tim tersebut dibentuk pasca pertemuan Komunitas Reyog Ponorogo (KRP) dengan Menlu Retno LP Marsudi di Kantor Kemlu, Jakarta (09/11/2015) atas desakan ribuan masyarakat...
Sabtu, 24/10/2015 17:10 WIB

Ini Asal-Usul Mempelai Pria Mengenakan Keris Beronce Melati Dalam Pernikahan Adat Jawa

DALAM tradisi pernikahan adat jawa seringkali kita melihat busana mempelai laki-laki dilengkapi dengan keris, dimana terdapat lilitan ronce (karangan, red) bunga Melati di pada wrangka atau sarung-hulu keris yang terselip di pinggangnya. Orang awam mungkin itu hanya sebatas hiasan saja, tanpa makna. Padahal, setiap prosesi pernikahan sendiri pasti ada maknanya, termasuk busana dan aksesoris yang...
Minggu, 18/10/2015 16:07 WIB

Makna Kraton Yogyakarta Berbeda Jauh Dengan Istana Negara

MESKI Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat kini telah tergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Namun tata kelola pemerintahan masih hidup di kraton, ttak lekang oleh waktu. Menurut K.P.H. Brongtodiningrat dalam buku arti Kraton Yogyakarta, dalam arti umum bahasa Indonesia Kraton adalah Istana, sebagaimana Istana Negara. Namun menurutnya istana negara bukanlah Kraton. Sebab menurut Brongto Dinigrat dalam bukunya,  Kraton adalah...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12