Kamis, 08/10/2015 16:03 WIB

Korban PHK Belum Pulih, Efek Rupiah Menguat Baru Terasa di Pencitraan

YOGYAKARTA – Efek menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar tiiiidak bisa dirasakan segera. Kendati disambut gembira kalangan ekonom, namun akibat terdepresinya mata uang rupiah terhadap dollar beberapa bulan terakhir terlanjur telah membuat sektor industri melemah. “Gampangnya, apakah ribuan buruh yang telah di PHK sekarang langsung kembali bekerja atau ditarik lagi oleh perusahaan? Kan tidak bukan? Untuk...
Selasa, 15/09/2015 16:27 WIB

Ini Dia Tanda-Tanda Kejatuhan Ekonomi Nasional

JAKARTA - Tanda Tanda Kejatuhan Ekonomi Nasional  di tangan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditengarai semakin dekat . Jalan untuk menuju perbaikan ekonomi nasional diakhir tahun ini, diprediksi tidak akan terjadi dan cenderung akan semakin tidak terkendali. Hal itu akan mengakibatkan kredit macet disektor manufacturing ,konstruksi , serta kredit konsumen . “Berdasarkan...
Senin, 07/09/2015 14:42 WIB

Kalah Dihajar Berita Buruk Terus, Rupiah Bisa Tembus Rp 15.000!

JAKARTA - Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunardi memberikan pandangan terkait melemahnya rupiah terhadap dolar AS yang kini menembus angka 14.000. Menurutnya, kurs dolar AS terhadap rupiah saat ini hanya Rp13.000, namun karena berbagai penberitaan negatif terhadap rupiah baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri membuat rupiah kian terpuruk. "Karena banyak berita buruk orang...
Jumat, 31/07/2015 14:36 WIB

Hampir Sentuh Rp 13.500 Per Dolar, Mentri Bambang Tanggapi Santai Lemahnya Rupiah

JAKARTA - Meski rupiah terus mengalami tren negatif dan merosot tajam hingga mencapai titik terendahnya dalam sejarah, Mentri Keuangan Bambang Brojonegoro tetap santai. Menurut Bambang tidak akan mengalami krisis seperti pada tahun 1998 meski rupiah saat ini hampir menembus angka Rp 13.500 per dolar AS. Alasannya, kondisi ekonomi sekarang berbeda dengan krisis tahun 1998 sebab kasusnya...
Rabu, 08/07/2015 22:56 WIB

Masih Ada 'Aroma' Asing di Mahakam

JAKARTA - Setelah melalui proses yang cukup alot dengan pertamina selaku "penguasa baru" atas Blok Mahakam, Total E&P akhirnya menyetujui tawaran pertamina atas 30 persen saham di Blok Mahakam bersama dengan Inpex. Itu artinya, blok migas legendaris yang baru-baru ini berhasil dikuasai kembali oleh pemerintah masih akan beraroma asing dalam pengelolaannya.  "Total sudah oke untuk masuk dengan...
Senin, 06/07/2015 14:34 WIB

BI: Tingkat Dolarisasi Sudah Keterlaluan, Harus Diakhiri!

JAKARTA – Untuk menekan penggunaan transaksi dolar oleh perusahan-perusahaan di dalam negeri demi membantu penguatan Rupiah, Bank Indonesia per 1 juli 2015 sudah membuat kebijakan larangan bagi perusahaan untuk melakukan transaksi dolar. Namun, sudah hampir sepekan berjalan, kebijakan tersebut masih baru pada tahap penyesuaian dan pembicaran lebih lanjut terkait perusahaan serta traksasi apa saja yang...
Minggu, 05/07/2015 12:55 WIB

Libur Sementara, Lesehan 'Ayam Beb' Akan Berbenah Untuk Maksimalkan Pelayanan

YOGYAKARTA - Menjelang perayaan Idul Fitri, Lesehan "Ayam Beb" Spesial Serundeng memutuskan untuk libur lebih awal. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah memberi waktu luang lebih kepada karyawan yang notabene berasal dari luar daerah untuk kumpul-kumpul lama bareng keluarga. Selain itu juga, sebagai langkah untuk membenahi segala kekurangan-kekurangan yang terjadi selama “Ayam Beb” melayani pelanggan sejak...
Kamis, 25/06/2015 13:20 WIB

Mendag Heran Bahan Pokok Naik Jelang Lebaran, Rakyat: Sudah Biasa

YOGYAKARTA - Seakan menjadi sebuah tradisi ekonomi di Indonesia, menjelang hari raya barang-barang kebutuhan terus merangkak naik di sejumlah pasar di Indonesia. Tidak hanya sandang, sektor pangan, termasuk kebutuhan pokok juga naik. Padahal, saat itulah rakyat sejatinya membutuhkan keringanan-keringanan biaya sebab kebutuhan anak-anak mereka juga meningkat. Selain untuk kebutuhan hari raya, kebutuhan biaya akademik juga...
Senin, 08/06/2015 12:23 WIB

Rupiah Terus Merosot Sentuh Rp 13.400 Per Dolar AS

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus saja mengalami tren negatif di era pemerintahan Joko Widodo. Terbaru, dari data yang ditunjukkan Blomberg pada perdagangan hari ini, Senin (08/06/2015), mata uang IDR melemah ke posisi Rp 13.382 per dolar dolar AS atau hampir menyentuh Rp 13.400, terburuk sepanjang sejarah. Tak sampai disitu, rupiah...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10