Rabu, 20/05/2015 13:28 WIB

Kantong-kantong Subsidi Sudah Dicabut, Jokowi Masih Akan Hutang Lagi Ke World Bank

JAKARTA - Banyaknya kantong-kantong subsidi yang telah dicabut ataupun dikurangi dari berbagai sektor tak membuat pemerintah merasa cukup. Pemerintah masih akan kembali mengambil utang ke world bank setelah mendapatkan tawaran dari bank dunia tersebut sebesar US$ 11 Milyar atau setara Rp 143 Trilyun, dan pemerintah mengaku siap mengambil Rp 13 Trilyun untuk rencana tahap awal...
Rabu, 13/05/2015 02:30 WIB

Survei IDM: 90,5 Persen Masyarakat Tidak Puas Terhadap Kebijakan Ekonomi Jokowi

JAKARTA - Sejak dilantik pada tanggal 20 Oktober 2014 silam, kinerja Jokowi-JK khususnya terkait kebijakan ekonomi hingga saat ini dinilai tidak memaskan. Dalam hasil survei yang dirilis Indonesia Development Monitoring (IDM), masyarakat yang tidak puas terhadap kebijakan ekonomi Jokowi-JK bahkan mencapai 90.5 persen. Hanya 4,9 responden yang mengaku puas dan 4,6 persen yang mengaku sangat...
Senin, 11/05/2015 13:14 WIB

Jelang Ramadhan, Harga Komoditas di Pasar Giwangan Sudah Mulai Naik

YOGYAKARTA - Masalah klasik seputar kenaikan harga-harga komoditas menjelang bulan suci Ramadhan kembali harus dihadapi oleh rakyat. Harga-harga kemoditas seperti ayam, cabe, kubis dan lain-lain mulai merangkak naik. Hal itu seperti terjadi di Pasar Giwangan Yogyakarta. Pantauan Jogjakartanews.com pada hari Senin (11/05/2015) di Pasar Giwangan harga Cabe Rawit sudah mulai naik dari yang sebelumnya Rp20.000 per...
Sabtu, 09/05/2015 21:34 WIB

Kekuatan Ekonomi di Tangan Rakyat

KABUPATEN GOWA - Sistem perekonomian di Indonesia saat ini dinilai masih belum berpihak kepada rakyat. Padahal kekuatan ekonomi berada di tangan rakyat. Hal tersebut diungkapkan pakar hukum syariah, Prof. Arfin Hamid dalam Seminar Nasional Pemberdayaan Ekonomi dengan tema Peran OJK dalam Mendukung Perekonomian Desa, di Balai Santika Pallangga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (09/05/2015).Sekretaris...
Senin, 13/04/2015 20:59 WIB

Hadapi Pasar Bebas, Adhyaksa Dault Minta Pramuka Promosikan Produk UMKM di Media Sosial

JAKARTA - Pasar bebas ASEAN akan diberlakukan pada 1 Januari 2016. Tetapi saat ini sudah banyak produk-produk luar masuk ke Indonesia, dan masih kuat anggapan produk luar selalu bagus. Atas dasar itu, Pramuka berkewajiban mendukung pemerintah dan masyarakat agar Indonesia tidak kalah dalam persaingan terbuka ini. Demikian disampaikan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, pada...
Minggu, 15/03/2015 11:51 WIB

Kurs Rupiah Anjlok, Pengamat: Jokowi Harus Perketat Kontrol Ekspor-Impor

YOGYAKARTA–  Kurs mata uang rupiah terhadap dolar Amerika terus saja melemah. Seperti dilansir dari situs resmi Bank Indonesia kurs rupiah terhadap dolar AS saat ini mencapai angka 13.200. Angka tertinggi sepanjang era reformasi di Indonesia. Pengamat dari Federasi Serikat Pekerja BUMN, Arief Poyuono mengatakan anjloknya rupiah tidak serta merta dilihat sebagai kesalahan dari pemerintahan Jokowi. “Tidaklah...
Jumat, 06/03/2015 14:28 WIB

Demam Batu Akik, Perajin Perak Banjir Order

YOGYAKARTA - Demam batu akik di tengah masyarakat akhir-akhir ini membawa berkah bagi perajin perak di Kota Gede Yogyakarta. Pasalnya, order untuk pembuatan cincin batu akik meningkat drastis.Salah satu perajin perak terkemuka di Kota Gede, Muhammad Lailudin (43) pemilik  Anggra Silver,  mengaku terpaksa menolak order pembuatan perhiasan perak."Ini pesanan sudah banyak...
Selasa, 23/12/2014 18:35 WIB

Konflik OJK dan BI Ancaman Bencana Ekonomi Indonesia

JAKARTA - Sidang terakhir Judicial Review UU 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Senin (22/12/2014) menghadirkan dua saksi yakni dari Bank Indonesia (BI) dan dari Persatuan Perbankan Nasional (PERBANAS).  Dalam persidangan terkuak bagaima BI sangat terganggu dalam tugasnya menjaga stabilitas perbankkan, keuangan, lalu lintas pembayaran dan lain sebagainya yang menyangkut tugas BI. Hal...
Senin, 15/12/2014 13:50 WIB

Pengamat: BI Prediksi Nilai Rupiah Rp 16.000 Per $ 1 USD, Banyak BUMN Terancam Bangkrut

JAKARTA- Bank Indonesia (BI) mengeluarkan prediksi bahwa nilai tukar rupiah Rp. 16.000 per $ 1USD. Prediksi ini dikemukanan secara implisit dalam hasil assesment terhadap 2.164 perusaahaan swasta yang memiliki utang luar negeri (ULN). "Prediksi ini tentu mencengangkan sekaligus akan mendorong masyarakat Indonesia untuk mengamankan asetnya sesegera mungkin dalam bentuk dolar AS," kata...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10