Selasa, 17/08/2021 19:37 WIB

Peran Pembimbing Kemasyarakatan Dalam Menanggulangi Pengulangan Tindak Pidana (Residivis) Yang Dilakukan Oleh Mantan Narapidana

Oleh Suryadi S.H Pembimbing Kemasyarakatan(PK) adalah pejabat fungsional penegak hukum yang melaksanakan penelitian kemasyarakatan, pembimbingan, pengawasan, terhadap pelaku pidana dewasa dan pendampingan (khususnya kepada Anak yang Berhadapan dengan Hukum) terhadap Anak di dalam dan di luar proses peradilan pidana.[1] Peran pembimbing kemasyarakatan, masyarakat, pemerintah setempat, keluarga dan pihak terkait lainnya sangat krusial dalam melakukan pembimbingan dan...
Rabu, 11/08/2021 23:38 WIB

Remisi dan Hari Kemerdekaan 17 Agustus

Oleh: Mokh. Khayatul Rohman, S.P.  Setiap kali hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus selalu diberitakan pemberian remisi kepada narapidana di berbagai media massa di seluruh Indonesia. Hal itu selalu menjadi perhatian, pertanyaan dan perlu kita kritisi bersama dengan niat baik. Untuk dapat mengkritisi perihal remisi dengan baik sehingga menjadi pikiran yang bermanfaat (membangun) dan bukan sebaliknya menjadi...
Selasa, 10/08/2021 22:56 WIB

Persepsi Publik Terhadap Penanganan Korupsi Indonesia Turun

YOGYAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) belum lama merilis hasil survei nasional tentang persepsi publik terkait pengelolaan dan potensi korupsi sektor sumber daya alam dengan hasil 60 persen publik menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat selama dua tahun terakhir. Sementara laporan Transparency International pada akhir Januari 2021 juga mencatat adanya penurunan indeks persepsi...
Selasa, 08/06/2021 15:35 WIB

Penelitian Kemasyarakatan, Jalan Panjang Pembinaan Narapidana

Oleh : Dasih Widayati Penjara atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bagi sebagian orang awam adalah sebuah bangunan angkuh dan kokoh dikelilingi tembok tinggi, tempat di mana para pelanggar hukum menjalani masa hukumannya sebagai konsekuensi atas kejahatan yang telah dilakukan. Selain itu masih ada anggapan bahwa orang yang masuk Lapas tidak menjamin akan berubah menjadi lebih baik, namun...
Selasa, 25/05/2021 13:38 WIB

Kultur Pemaafan Dalam Restorative Justice

Oleh : Farid E. Susanta Dalam dasawarsa terakhir ini, wacana tentang restorative justice (keadilan restoratif) telah menjadi arus utama dalam pembahasan sistem peradilan pidana. Pembahasan tentangnya, banyak dimunculkan sebagai  respon negatif terhadap sistem peradilan modern yang berpusat dan diatur oleh negara, yang dianggap tidak efektif dalam memulihkan hubungan baik antara korban dan pelaku, atau hubungan sosial...
Sabtu, 22/05/2021 09:24 WIB

Pemenuhan Makanan dan Status Kesehatan Narapidana selama Pandemi COVID 19

Oleh : Ari Eka Prasetya Reformasi Birokrasi, sistem pelayanan unit pelaksana pemerintah telah berubah ke arah yang lebih baik, tidak terkecuali Lembaga Pemasyarakatan(LAPAS) telah mengalami perubahan diantaranya adalah perubahan pelayanan narapidana selama dalam masa tahanan. Salah satu diantaranya adalah pemenuhan makanan dan kesehatan. Kesehatan di dalam Lembaga Pemasyarakatan adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan...
Sabtu, 22/05/2021 09:02 WIB

Masyarakat sebagai Agen Pencegahan Anak Berhadapan dengan Hukum dalam Perilaku Kejahatan Jalanan

Oleh Dian Marhareni Beberapa pekan lalu masyarakat dihebohkan dengan berita kasus pelemparan batu di Wilayah Kota Gede yang mengakibatkan seorang Anak yang menjadi korban mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit. Pelaku sendiri merupakan seorang Anak yang berusia 16 tahun. Kasus ini sempat ramai di media sosial Facebook lantaran muncul kabar bahwa pelaku...
Sabtu, 22/05/2021 08:55 WIB

Ketidakadilan Hukuman Bagi Pelaku Tindak Pidana Pengeroyokan

Oleh : Mahardika Danu Saputra, S.H, M.A.P. Pengeroyokan berasal dari kata keroyok yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai suatu tindakan menyerang beramai-ramai (orang banyak).[1] Secara normatif, pengeroyokan merupakan suatu tindakan yang dicela dan merupakan tindakan kejahatan yang diatur dan diancam dalam Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (selanjutnya disingkat KUHP) yang berbunyi...
Selasa, 04/05/2021 22:41 WIB

Anak Korban Sate Bumbu Sianida Ternyata Salah Sasaran, Pelaku Ingin Meracuni Pacar Sendiri

BANTUL – Kasus paket sate beracun yang menewaskan seorang anak, Naba Faiz Prasetya (10), warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, pada Minggu (25/04/2021) kemarin tak hanya menggemparkan warga di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pasalnya terungkap bahwa korban yang merupakan anak dari Bandiman pengemudi ojek online (Ojol) tersebut ternyata korban salah sasaran balas dendam. Pelaku NA (25) yang kini...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40