Selasa, 21/04/2015 20:29 WIB

Kolonel Inf Fulad Tegaskan Diklat Kader Madya 2015 Bukan Bentuk Militerisasi

BOGOR - Dalam rangka membentuk Kader Madya yang handal dalam wadah organisasi PPM, Korem 061/SK menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Kader Madya Angkatan XI Pemuda Panca Marga Jawa Barat Tahun 2015, di Yonif 315/Grd jalan Ishak Juarsah kota Bogor, Selasa (21/04/2015). Diklat yang merupakan lanjutan dari Diklat kader pratama dan kader muda itu diikuti oleh...
Senin, 20/04/2015 01:42 WIB

Awas! Menpora Jangan 'Bagi-bagi Kue' di PSSI

YOGYAKARTA - Keputusan Menpora Imam Nahrawi membekukan PSSI tidak hanya dikhawatirkan "memancing" menuver dari La Nyalla Mattaliti yang bakal membuat kisruh sepakbola semakin panjang, tetapi juga 'bagi-bagi kue' kue kekuasaan sebagaimana dilakukan sejumlah menteri Jokowi di instansinya selama ini. Oleh karena itu, Menpora disarankan lebih hati-hati dalam mengambil keputusan. Sebab jika tidak, bukan tidak mungkin...
Sabtu, 18/04/2015 15:06 WIB

PSSI Dibekukan Saat KLB Berlangsung, Pengamat: Menpora Mengundang Potensi PSSI Tandingan Lagi

YOGYAKARTA - Tanpa memberi kesempatan pada kepengurusan hasil KLB untuk membernahi PSSI sesuai rekomendasi BOPI, Menpora langsung keluarkan SK yang berisi pembekuan dan mencabut hak atas legalitas organisasi PSSI. Padahal, PSSI hari ini tengah melakukan KLB di Surabaya dan telah memilih La Nyalla Mattaliti sebagai Ketua Umum baru. Hal ini disesalkan oleh pengamat sepakbola, Umar...
Jumat, 17/04/2015 13:22 WIB

Partai Demokrat Australia Akan Ajukan Banding Terkait Putusan AEC

AUSTRALIA - Putusan KPU Australia (AEC) yang mencabut status kepartaian dari Australian Democrats karena dianggap tidak memenuhi batas minimal keanggotaan langsung mendapatkan respon. Ketua Umum partai tersebut, Darren Churcill akan melawan keputusan tersebut dengan melakukan upaya banding. Sebab menurutnya, partai Australian Demokrats memiliki jumlah Kartu Tanda Anggota (KTA) lebih dari batas minimal yang ditentukan, yaitu...
Jumat, 17/04/2015 01:43 WIB

Meski Soal UN Tak Bocor, UGM Tetap Tak Menjadikan Hasil UN Sebagai Parameter SNMPTN

YOGYAKARTA - Menanggapi kiriman surat elektronik (e-mail) salah seorang siswa di Yogyakarta yang meminta agar UGM mengabaikan hasil UN sebab terjadi kebocoran soal, Rektor UGM Dwikora Karnawati mengatakan bahwa UGM tidak pernah menjadikan hasil UN sebagai parameter penting dalam SNMPTN. Menurutnya, setiap kampus memiliki peraturan tersendiri terkait siapa yang pantas diterima dan siapa yang tidak. "Bocor...
Kamis, 16/04/2015 01:33 WIB

Soal-soal Bocor, Siswa Ini Minta UGM Abaikan Hasil UN

YOGYAKARTA - Masalah klasik Ujian Nasional (UN) kembali mengemuka ke publik. Lewat google drive, soal-soal UN 2015 bocor sehingga membuat siswa gusar sekaligus menyesalkan kejadian tersebut. Salah satu siswa akhir kelas  SMA Negeri 3 Yogyakarta, Muhammad Tsaqif Wismadi bahkan mengadukan kejadian tersebut kepada pihak Universitas Gadjah Mada melalui sebuah email. Pesan email Tsaqif berisi permintaan...
Rabu, 15/04/2015 16:26 WIB

Waaspers Kasal Supervisi AAL

SURABAYA – Wakil Gubernur AAL, Laksma TNI Deddy Muhibah Pribadi menerima kunjungan Waaspers Kasal Laksma TNI M. Atok Urrahman beserta staf di ruang transit Gedung R. Soebiyakto, Bumimoro, Surabaya, Rabu (15/04/2015). Kehadiran Pati Mabesal di AAL ini dalam rangka melaksanakan kegiatan supervisi pembinaan personel, selain juga meninjau sarana dan prasarana yang digunakan oleh para taruna...
Senin, 13/04/2015 17:45 WIB

Danrem 061/SK Tegaskan ISIS Melanggar Ajaran Islam

BOGOR - Komandan Korem 061/SK  Kolonel Inf Fulad, S.Sos, M.Si mengingatkan bahaya paham ISIS kepada kalangan pondok pesatren di Bogor. Menurut Danrem, Paham ISIS yang merupakan  sebuah gerakan radikal yang bercita-cita mendirikan kembali Kekhalifahan Islam mulai dari Irak dan Suriah membahayakan NKRI dan ideology Pancasila. “Gerakan radikal ISIS menggunakan segala macam cara baik kejahatan maupun kekejaman. ...
Minggu, 12/04/2015 21:22 WIB

BNPTKI Janji Perjuangkan TKI Malaysia di JWG

JAKARTA - Selama ini mayoritas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia ternyata bekerja tidak sesuai dengan isi perjanjian kerja yang ditandatangani sebelum berangkat. Banyak TKI yang bekerja di Malaysia menerima gaji yang tidak sesuai, bahkan pekerjaannya pun juga tidak sesuai dengan isi perjanjian kontrak kerja sebagaimana dijanjikan  oleh agen saat di Indonesia. "Kami diberangkatkann oleh...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68