Selasa, 24/06/2014 17:24 WIB

Tiba-tiba Saja, si Poltak Jatuh Hati pada Jokowi

JAKARTA - Aneh, satu kata untuk menggambarkan dinamika perpolitikan di Indonesia. Tak dinyana tak disangka, seorang Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul atau yang terkenal di mata publik sebagai aktor si Poltak tiba-tiba mengaku jatuh hati dengan Jokowi-JK. Bahkan, Ruhut mengaku siap menjadi tim pemenangan dan menjadi Juru Kampanye pasangan Jokowi-JK. Alasan Ruhut pun cukup simple, "Dua-dua...
Selasa, 24/06/2014 16:59 WIB

Warga Pendatang Bisa Nyoblos di DIY, ini Caranya

YOGYAKARTA - Banyaknya warga pendatang di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membuat Komisi Pemilihan Umum tak punya pilihan lain kecuali membolehkan warga pendatang mengikuti Pilpres 2014 di DIY. KPU berharap warga pendatang segera mendaftarkan diri agar bisa menggunakan hak suaranya dan tak perlu repot-repot untuk pulang ke kampung halaman. Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menjelaskan, tatacara pendaftaran...
Senin, 23/06/2014 22:32 WIB

Berikut Hasil Rekomendasi dari para Stakeholder Pilpres 2014

YOGYAKARTA - Seiring gegap gempita Pilpres 2014 yang memanas, Badan Pengawasan Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) membentuk stakeholder khusus dalam Rakor Stakeholder Pengawasan Pilpres 2014, Sabtu-Senin (21-23/6/2014). Stakeholder yang terdiri dari tokoh politik, tokoh keagamaan, tokoh pemuda, dan media massa mengghasilkan beberapa rekomendasi untuk mengawal Pilpres biar bersih dan adil. Rekomendasi tersebut di antaranya, aparat...
Minggu, 22/06/2014 22:45 WIB

Ribut Pilpres, FKUB :Semua Agama Harus Bersatu

YOGYAKARTA - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Daerah Istimewa Yogyakarta, Toha Abdurrohman mengatakan, soal ribut-ribut Pemilihan Presiden (Pilpres) yang sering memunculkan isu agama sebagai kendaraan politik melawan rivalitas Pasangan Capres-Cawapres itu sangat berbahaya. Menurutnya hal itu perlu dihindari dari kepentingan politik karena akan menimbulkan perpecahan. "Kampanye hitam dengan memunculkan isu agama saya pikir ini akan...
Minggu, 22/06/2014 15:24 WIB

Antisipasi "Perang Saudara" Bawaslu Ajak Stakeholder di Yogya Kawal Pilpres

YOGYAKARTA - Mendekati Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden 9 Juli 2014 mendatang, suhu politik saat ini semakin terasa di berbagai daearah di tanah air, bahkan kondisi yang terjadi cenderung memanas dan saling serang antarpendukung pasangan capres-cawapres. Saling serang antarpendukung pasangan Capres-cawapres dengan membeberkan kejelekan seolah sudah menjadi salah satu alat politik untuk memenangkan pasangan pendukung masing-masing Capres...
Sabtu, 21/06/2014 18:14 WIB

Zainal Mochtar; Pilpres 2014 Dalam Tanda Kutip, Agak Sial

YOGYAKARTA - Direktur Utama PUKAT UGM, sekaligus moderator debat Capres putaran pertama, Zainal Arifin Mochtar menilai Pilpres tahun 2014 berada pada posisi yang rawan ricuh. Pasalanya, Undang-undang yang mengawal Pilpres 2014 masih beraroma Pilpres 2009. Zainal mengatakan, banyak celah yang akan menjadi bumerang untuk Pilpres 2014. Menurutnya, bahkan Pilpres rawan cheos sepertihalnya di Mesir maupun Thailand...
Sabtu, 21/06/2014 17:48 WIB

Bawaslu RI Sebut, Problema Pilpres Merambah Ranah Non-Teknis

YOGYAKARTA - Badan Pengawasan Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) menyatakan, problema Pilpres 2014 tidak hanya masuk pada ranah teknis melainkan sudah banyak merambah ke masalah nonteknis. Bahkan Pilpres 2014 dinilai sudah kehilangan nilai etik dan moral baik oleh peserta Pemilu maupun pemilihnya. Kepala Bawaslu RI, Nasrullah mengategorikan problema nonteknis tersebut, ke dalam tiga aspek besar...
Sabtu, 14/06/2014 23:39 WIB

Demokrat Pusat Netral, Demokrat DIY Nyatakan Dukung Prabowo

YOGYAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat, Daerah Istimewa Yogyakarta Sabtu (14/6/2014) menyatakan secara resmi dukungannya kepada pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014 di kantor DPD Partai Golkar Propinsi DIY. Padahal Ketua Umum Partai Demokrat pernah nyatkan, jika partainya akan netral dalam Pilpres 2014. Ketua DPD Partai Demokrat DIY, Kolonel Sukedi mengatakan, soal dukungan Demokrat...
Sabtu, 14/06/2014 23:33 WIB

Tabloid Obor Rakyat, Priyo Budi S: Tak Ada Kaitanya dengan Tim Sukses

YOGYAKARTA - Tabloid Obor Rakyat yang beredar di sejumlah pondok pesantren telah dianggap sebagai media kampanye hitam yang dilakukan Timses Prabowo-Hatta, karena konten tabloid tersebut dinilai telah menyudutkan pasangan capres-cawapres Jokowi-Jk. Terkait hal itu, Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menyatakan, keberadaan tabloid itu tak ada kaitanya dengan tim sukses pasangan Prabowo-Hatta. Ia bahkan mengaku...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51