Kamis, 21/11/2013 15:49 WIB

Korupsi, Ketua DPD Nasdem Gunungkidul Dinonaktifkan

GUNUNGKIDUL - Gara-gara tersandung kasus korupsi Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, R. Suyanto dinonaktifkan dari jabatannya. Langkah itu diambil supaya mantan Kepala Desa Serut, Kecamatan Gedangsari tersebut, fokus menjalani proses hukum.Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Yogyakarta, Subardi menyatakan, pasca ditetapkannya Suyanto sebagai tersangka kasus korupsi anggaran pemerintah Desa Serut, pihaknya segera mengambil sikap."Sebagai...
Kamis, 21/11/2013 11:18 WIB

JCW Minta Kejari Wonosari Lindungi Saksi

GUNUNGKIDUL - Jogja Corruption Watch (JCW) meminta Kejari Wonosari untuk melindungi saksi kasus korupsi Anggaran Pemerintah Desa Serut, Kecamatan Gedangsari. Sebab, berhembus kabar adanya intimidasi terhadap saksi yang dilakukan kubu tersangka, R. Suyanto.Kepala Divisi Investigasi JCW, Maryanto Rozali mengatakan, jika terjadi intimidasi terhadap saksi sudah seharusnya Kejari Wonosari untuk memberi pengamanan terhadap saksi. Dikhawatirkan...
Rabu, 20/11/2013 15:05 WIB

Terancam Pidana Seumur Hidup, Tersangka Intimidasi Saksi

GUNUNGKIDUL - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Nasdem, R Suyanto yang juga mantan Kepala Desa Serut menjadi tersangka korupsi mulai melakukan tindakan tidak terpuji. Setelah ditetapkan menjadi tersangka dan diancam hukuman maksimal seumur hidup, ia melakukan intimidasi terhadap saksi.Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Wonosari, Suwono mengatakan, setelah ditetapkan menjadi tersangka R. Suyanto mencari...
Rabu, 20/11/2013 14:55 WIB

Ketua DPD Nasdem Gunungkidul Diduga Korupsi

GUNUNGKIDUL - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Nasdem, R Suyanto yang juga mantan Kepala Desa Serut diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi anggaran pemerintahan Desa Serut, Kecamatan Gedangsari.Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Wonosari, Sigit Kristanto mengatakan, beberapa bulan yang lalu Kejaksan negeri Wonosari mendapatkan aduan dari warga dalam bentuk surat. ...
Rabu, 20/11/2013 14:35 WIB

Tak Ada Ampun untuk Baliho Caleg Berukuran Raksasa

GUNUNGKIDUL - Panwaslu dan Sat. Pol PP Gunungkidul kembali menertibkan baliho caleg, Rabu (20/11/2013). Baliho Caleg raksasa juga tak luput dari penertiban kali ini.Penertiban alat peraga kampanye berupa baliho dilakukan di ruas jalan Jogja- Wonosari tepatnya simpang tiga Desa Gading, Playen. Di simpang tiga Gading petugas gabungan mencopot sedikitnya dua baliho."Penertiban akan terus...
Selasa, 19/11/2013 20:31 WIB

Angka Golput Tinggi, KPU Banyumas Gandeng Tokoh Agama

PURWOKERTO - Tingginya angka golongan putih (Golput) di Kabupaten Banyumas membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas harus memutar otak. Selain menggandeng media, KPU berencana meminta bantuan kepada tokoh agama.Ketua KPU Banyumas, Aan Rohani, SH., menjelaskan, langkah itu ia ambil lantaran tokoh agama mempunyai pengaruh yang kuat di Banyumas. "Kita akan menggandeng berbagai kalangan, salah...
Selasa, 19/11/2013 16:40 WIB

Enggan Laporkan Dana Kampanye, Caleg Bakal Dicoret

GUNUNGKIDUL - Calon legislatif (Caleg) pemilu 2014 yang ngeyel tidak melaporkan dana kampanye akan mendapatkan sanksi. Tidak tangung-tanggung sanksi yang diberikan, meski sudah terpilih menjadi legislatif tidak akan dilantik.Divisi Hukum Hubungan Antar Lembaga dan Pengawasan KPU Gunungkidul, Is Sumrsono mengatakan, dalam proses pengawasan dana kampanye, baik di awal maupun akhir parpol dan Caleg harus...
Selasa, 19/11/2013 16:32 WIB

Caleg Bagi-bagi Uang kok Dilegalkan

GUNUNGKIDUL - Calon legislatif (caleg) pemilu 2014 mendatang dilegalkan untuk bagi-bagi uang kepada masyarakat, bahkan tidak ada batasan nominalnya. Dengan catatan, praktik bagi-bagi uang tersebut tidak melebihi batas kewajaran.Divisi Hukum Hubungan Antar Lembaga dan Pengawasan KPU Gunungkidul, Is Sumarsono mencontohkan ketika Caleg menggelar sosialisasi dan memberikan uang transport ataupun uang makan itu diperbolehkan."Kalau...
Minggu, 17/11/2013 16:02 WIB

KPU: Caleg, Haram Terima Dana Kampanye dari Negara

YOGYAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yogyakarta mulai mensosialisasikan dana kamapanye 2014. Sosialisasi ini dianggap perlu agar aliran dana pada Pemilu ke depan, setransparan mungkin.  Ketua KPU Yogyakarta, Wawan Budianto menjelaskan, ada sejumlah kriteria yang harus dipatuhi oleh para calon legislatif (Caleg) dalam penyesuaian keuangan. Di antaranya, masing-masing Caleg tidak diperkenankan menerima aliran dana baik dari...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47