Selasa, 25/03/2014 15:20 WIB

Pacaran juga Memicu Tingginya Kasus Kekerasan Perempuan

YOGYAKARTA - Posisi perempuan yang kerap disebut kaum kedua setelah laki-laki mengakibatkan perempuan kerap kali mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan. Tak terkecuali di kalangan remaja yang masih berpacaran. Tak jarang, masih kerap terjadi berbagai jenis tindak kekerasan yang mewarnai hubungan pacaran. Memandang hal tersebut, Konselor Hukum Rifka Annisa, lembaga yang konsen terhadap advokasi kekerasan pada perempuan,...
Selasa, 25/03/2014 12:30 WIB

Kendaraan Dinas Baru, Pasukan Korem 072/Pamungkas Diharapkan Meningkatkan Kinerja

YOGYAKARTA - Pasukan TNI AD Korem 073/Pamungkas Yogyakarta mendapatkan kendaraan dinas dari Kodam Diponegoro. Penyerahan kendaraan tersebut dilakukan di Kantor Korem 072/Pamungkas, Selasa (25/3/2014) pagi. Wujud kendaraan tersebut berupa 542 unit Spm New Vixion, 4 unit Mobil Mits Strada Triton, 10 unit Mobil Terios, dan 5 unit Spm Versa. Upacara penyerahan kendaraan dinas tersebut dipimpin langsung...
Selasa, 25/03/2014 09:24 WIB

Miris, Kasus KDRT di Yogyakarta Terus Meningkat

YOGYAKARTA - Kasus kekerasan terhadap perempuan di Yogyakarta dari tahun ke tahun terus meningkat. Termasuk kekerasan dalam rumah tangga. Berdasarkan data yang dihimpun Rifka Annisa, lembaga yang konsen terhadap advokasi kekerasan pada perempuan mencatat, dalam tiga tahun terakhir selalu meningkat. Pada 2011, 2012, dan 2013 masing-masing ada 219, 228, dan 253. Dalam tiga bulan awal 2014...
Senin, 24/03/2014 23:37 WIB

Kedubes RI Tak Peka, Satinah Terancam Hukuman Pancung di Arab

YOGYAKARTA - Derita Satinah, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terancam hukuman mati di Riyadh, Arab Saudi, mendapatkan simpati dari Jaringan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (JPPRT) Yogyakarta. Atas dasar simpati tersebut JPPRT melakukan aksi bertajuk 'Save Satinah'atau 'Selamatkan Satinah', di depan Gedung Agung, Senin (24/03/2014). Kabar bahwa Satinah akan dihukum mati baru diketahui pemerintah Indonesia setelah...
Senin, 24/03/2014 15:06 WIB

350 Pohon Ternodai APK, PDIP Paling Banyak Melakukan Pelanggaran

YOGYAKARTA - Kelompok yang mengatasnamakan Komunitas Lindungi Pohon Perindang menyerahkan hasil pendataan pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar, kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY, Senin (24/3/2014). Hasil pendataan tersebut merekam, hampir semua Parpol melanggar pemasangan APK, khususnya di pohon. Adapun partai yang tercatat dalam rekapan laporan tersebut; PDIP sebanyak 89 pelanggaran, Gerindra 49, Nasdem 37,...
Senin, 24/03/2014 11:56 WIB

GEMURUH: Di Jogja Kharisma Soeharto Melebihi Presiden RI Lainnya

YOGYAKARTA - Ketua Gerakan Muda Rindu Soeharto (Gemuruh) Yogyakarta, Leo setiawan mengatakan bahwa mantan presiden Soeharto merupakan sosok yang sulit untuk dilupakan. Hal itu menurut leo bukan saja karena masa kepemimpinan Soeharto yang cukup lama, melainkan karena kharismanya yang cukup tinggi. "Di Jogja, sosok soeharto banyak dikagumi, bahkan termasuk yang paling dikagumi diantara presiden-presiden yang lain,"...
Senin, 24/03/2014 11:39 WIB

Polantas: Kami Belum Bisa Menindak Masa Kampanye yang Melangar Lalulintas

YOGYAKARTA - Kampanye terbuka di Kota Yogyakarta sudah berlangsung satu minggu lebih. Akan tetapi, masih tampak terjadi beberapa tindakan pelanggaran para peserta kampanye yang memakai kendaraan bermotor. Tindakan pelanggaran tersebut bervariasi, dari penggunaan knalpot tidak standar, tidak memakai helm, hingga menghentikan para pengguna jalan lain meski lampu rambu lalu lintas sudah berwarna hijau. Kepala Urusan Pembinaan...
Minggu, 23/03/2014 17:40 WIB

Koalisi Pemilih Kritis: Oknum LSM Masuk Daftar Caleg Tak Layak Dipilih

YOGYAKARTA - Koalisi Pemilih Kritis (KPK) Yogyakarta mengaku telah mengantongi daftar nama-nama Calon Legislatif (Caleg) dari berbagai Partai Politik yang tidak layak dipilih. Salah satunya ada oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki track record buruk seperti pernah tersandung kasus penipuan dan terindikasi membela tersangka kasus korupsi. "Saya kira ada benarnya jika ada yang mengatakan ada...
Minggu, 23/03/2014 15:20 WIB

Jelang Kemarau, Petani Tadah Hujan Was-Was

GUNUNGKIDUL - Petani tadah hujan di sebagian wilayah Kota Belalang (Gunungkidul) merasa was-was. Sebab, tidak lama lagi musim penghujan akan berakhir dan musim kemarau akan tiba. Padahal padi mereka tidak semuanya sudah dipanen semua dan masih mengandalkan air hujan. Salah seorang petani Badriah (63) warga Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari mengatakan, sebagian tanaman padi miliknya sudah dipanen....

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205