Senin, 12/05/2014 12:18 WIB

Pustral UGM: Trans Jogja Mesti ada Evaluasi dan Monitoring

YOGYAKARTA - Indonesia mesti mulai berfikir untuk persiapan mengahadapi ASEAN Cina Free Trade Area (ACFTA) 2015. Termasuk untuk Yogyakarta. Berbagai segi aspek persiapan mesti segera dikonsep untuk diterapkan. Salah satu aspek dari hal terpenting tersebut adalah permasalahan transportasi. "Transportasi harus menjadi bagiannya. Tak sekadang menjadi pendukung," kata peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM Lilik...
Minggu, 11/05/2014 14:18 WIB

Pembukaan Lahan Picu Berkurangnya Populasi Burung

YOGYAKARTA - Populasi satwa, salah satunya burung di Indonesia terus terancan. Ancaman tersebut muncul akibat gancarnya pembukaan lahan yang dilakukan oleh perusahaan untuk kepentingan industri. Termasuk yang paling besar di Sumatera dan Kalimantan. "Degradasi lahan mempengaruhi jumlah jenis dan populasi," kata Ketua Panitia aksi dalam peringatan World Migratory Bird Day 2014 'Mari Melindungi Burung Migran dan...
Minggu, 11/05/2014 12:48 WIB

Bagi-bagi Eskrim Gratis di Alun-alun Selatan Berujung Ricuh

YOGYAKARTA - Acara bagi-bagi eskrim gratis yang diprakarsai pabrikan eskrim Walls di Alun-alun Selatan Yogyakarta, Minggu (11/5/2014), berujung rusuh. Berdasarkan pantauan jogjakartanews.com, rusuh terjadi sekitar pukul 8.30 WIB. Menurut keterangan salah seorang peserta, Erlinda mengatakan, kerusuhan disebabnya membeludaknya peserta dan tidak diantisipiasi oleh panitia penyelenggara. "Saya aja gak daper eskrim. Desek-desekan. Panitianya gak bagus," katanya, Minggu...
Minggu, 11/05/2014 12:28 WIB

Energi Alternatif Masih Terhalang Tingginya Biaya

SLEMAN - Banyaknya potensi alam yang belum termaksimalkan bisa menjadi jembatan sebagai energi alternatif selain yang bersumber dari fosil. Hanya saja, pengolahan energi tersebut memerlukan biaya yang cukup tinggi. "Biaya energi terbarukan menjadi listrik mahal," kata Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero), Benny Marbun kepada jogjakartanews.com, Minggu (11/5/2014). Misal, kata Benny, untuk biaya listrik tenaga surya (solar...
Sabtu, 10/05/2014 15:30 WIB

Listrik Murah dan Subsidi Belum Mendorong Masyarakat Berhemat Energi

SLEMAN - Persebaran penduduk di Indonesia turut mendorong semakin tingginya konsumsi senergi. Termasuk salah satunya konsumsi listrik. Meskipun saat ini banyak energi murah, namun tetap saja konsumsi akan energi tetap tinggi. "Saat ini, adanya lampu hemat energi tapi pemakaiamnya lama. Adanya bensin murah, mau ke warung yang jaraknya 10 meter pakai sepeda motor. Itukan sama saja,"...
Jumat, 09/05/2014 18:18 WIB

730 Hari Kasus Penyerangan Diskusi di LKiS Tak Ada Kejelasan

YOGYAKARTA - Terhitung 730 hari pelaku kasus penyerangan diskusi yang diselenggarakan di Kantor Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) tak kunjung terungkap. Kasus penyerangan tersebut terjadi 9 Mei 2012. Beberapa kali sudah dilakukan komunikasi dingan pihak kepolisian namun selama ini keterangannya tidak bisa mengusut langsung. "Sudah beberapa kali meminta dukungan dari kepolisian. Buktinya dianggap...
Jumat, 09/05/2014 16:28 WIB

Masa Jabatan Tinggal 3 Bulan, 27 Raperda Belum Tergarap

YOGYAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta memiliki 'PR' sebanyak 27 rencana peraturan daerah (Raperda) untuk diselesaikan. Raperda tersebut mesti rampung sebelum masa jabatan mereka selesai, yakni 12 Agustus 2014. Sekretaris Dewan, Bejo Suwarno menjelaskan, sebanyak lima raperda diantaranya merupakan garapan DPRD Kota Yogyakarta pada tahun 2013 yang belum rampung. "Raperda tersebut ada yang...
Jumat, 09/05/2014 12:46 WIB

Minim Anggaran, Relasi Tak Dilibatkan dalam Sosialisasi Pilpres

YOGYAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta rencana tak akan melibatkan kembali Relawan Demokrasi (Relasi) dalam sosialisasi pelaksanaan Pilpres 9 Juli nanti. Pasalnya, anggaran yang dimiliki KPU Kota Yogyakarta tidak mencukupi untuk melibatkan Relasi. "Sayangnya anggaran untuk Pilpres sangat dibatasi. Tugas Relasi hanya sampai Pileg. Sosialisasi berikutnya lewat media, institusi serta pemimpin di tingkat masyarakat...
Jumat, 09/05/2014 12:13 WIB

Kurangnya Rasa Bangga Terhadap Produk dalam Negeri Picu Konflik

YOGYAKARTA - Terjadinya konflik sosial di indonesia sejatinya timbul karena kurangnya rasa bangga bangsa indonesia terhadap apa yang dimilikinya. Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Untung Sukaryadi. Dia mencotohkan terkait kebijakan Mobil Nasional (Mobnas) yang dulu sempat digembar-gemborkan melalui adanya mobil Esemka, kini tidak bisa diterapkan ke dalam sebuah...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225