Kamis, 23/01/2014 18:36 WIB

Korban Ketabrak Kereta, dua di antaranya Pelajar SMA yang Hendak ke Sekolah

YOGYAKARTA - Dua pelajar SMAN 1 Gamping Gikri Yuda dan Latifah Kamis Pagi (23/1/2014) sekitar pukul 06.50 WIB tertabrak kereta api di perlintasan kereta api desa Banyuraden, Gamping Sleman, saat melintas berangkat Sekolah. Kejadian berawal ketika palang perlintasan kereta api sudah tertutup dan kereta api prameks melintas dengan kecepatan tinggi. Namun secara tiba-tiba KA Prameks lewat...
Kamis, 23/01/2014 18:29 WIB

Tidak Terkover BPJS, Seorang Balita Terancam Gagal Operasi Anus

GUNUNGKIDUL - Seorang balita yang tidak masuk dalam Jamkesmas, Kinanti (2) warga Dusun Banyubening, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, terancam gagal operasi anus tahap ke dua. Ketua Forum Komunikasi Daerah Taman Anak Sejahtera (FKDTAS) Gunungkidul, Alifatun Mardiya mengatakan, beralihnya Jamkesmas ke BPJS Kesehatan membuat ia semakin prihatin akan kondisi Kinanti. Karena Kinanti adalah anak dari warga tidak...
Kamis, 23/01/2014 11:07 WIB

KA Senja Utama Tabrak 4 Orang Sekaligus

SLEMAN - Kecelakaan kereta api terjadi di desa Banyuraden, Gamping, Sleman dan menewaskan 4 orang serta satu luka berat, kecelakaan terjadi sekitar pukul 6.50 WIB pada Kamis pagi (23/1/2014). Menurut keterangan saksi mata riyono warga perumahan Nogotirto, Gamping menjelaskan, kejadian bermula ketika palang perlintasan kereta api tertutup dan kereta api prameks melintas dengan kecepatan tinggi. "Begitu KA...
Selasa, 21/01/2014 18:14 WIB

Sayangnya, BPJS Belum Menyentuh Masyarakat Lapisan Bawah

YOGYAKARTA - Sejak resmi diluncurkannya Jaminan Kesehatan Nasional pada awal tahun 2014 nampaknya sosialisasi yang dilakukan pemerintah maupun BPJS masih kurang maksimal, karena sebagian masyarakat lapisan bawah yang berada di desa-desa masih belum tersentuh sosialisasi program JKN sehingga mereka tak mengerti apa itu BPJS maupun Jaminan Kesehatan Nasional. Seperti Yani (32) warga Panggungharjo Krapyak Wetan, Bantul...
Selasa, 21/01/2014 18:05 WIB

Pembangunan TK Menuai Kejanggalan, UPT Bahkan Tidak Diberi RAB

GUNUNGKIDUL - Komisi C DPRD Gunungkidul menilai Pembangunan TK Pembina di Dusun Gedangan, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari ada kejanggalan. Sebab, Unit Pelaksana Teknis (UPT) tidak diberi dokumen pembangunan. Ketua UPT Gedangsari, Heri Kuswanto mengatakan, dari pelelangan proyek hingga TK Pembina hampir selesai dibangun UPT tidak mengetahui dokumen pembangunan TK Pembina. "Kalau RAB-nya (Rencana Anggaran Belanja) UPT tidak...
Selasa, 21/01/2014 18:00 WIB

Pembangunan TK Mangkrak, Anggota Dewan Lakukan Sidak

GUNUNGKIDUL - Pembangunan TK Pembina Negeri di Dusun Gedangan, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, molor dari jadwal. Hal itu membuat anggota Komisi C DPRD Gunungkidul lakukan sidak, Selasa (21/1/2014). Sekertaris Komisi C, Agung Margandi mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi adanya pembangunan TK Pembina mengalami keterlambatan. "Batas akhir pembangunan itu tanggal 28 November tahun lalu," kata Agung margandi di sela-sela...
Selasa, 21/01/2014 17:55 WIB

BMKG DIY Memprediksi, Nanti Malam Yogya akan Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

YOGYAKARTA - Badan Meteorologi dan Geofisika Propinsi DIY mempredikasi kota Yogyakarta malam ini akan diguyur hujan dengan intensitas lebat yang disertai dengan angin kencang. Hal itu ditandai dengan munculnya awan comulunimbus yang terlihat pada beberapa saat lalu dengan cuaca yang cukup terik. Kasi Data dan Informasi BMKG DIY, Tony Aguswijaya menjelaskan, kondisi cuaca terik pada siang...
Selasa, 21/01/2014 11:20 WIB

Banjir Jakarta Berdampak pada Busma Jurusan Jakarta - Yogya

GUNUNGKIDUL - Banjir yang merendam sebagian besar wilayah DKI Jakarta berdampak pada bus malam (busma) jurusan Jakarta. Sebab, sebagian jalur busma jurusan Jakarta tidak bisa dilalui karena banjir. Sujono agen bus Santoso mengatakan, pada hari biasa rata-rata perusahaan oto bus dapat memberangkatkan 15 armada. Tetapi karena Jakarta dilanda banjir, setiap perusahaan bus hanya memberangkatkan 5 bus. "Banjir...
Senin, 20/01/2014 16:00 WIB

Wagub Ragukan Survey Yogyakarta Peringkat Dua Peredaran Narkoba

YOGYAKARTA - Predikat negatif Yogyakarta yang menempati peringkat ke dua peredaran narkoba di Indonesia diragukan Wakil Gubernur (Wagub) DIY, KGPAA Paku Alam (PA) IX. Wagub menuturkan, klaim yang didasarkan survey dari lembaga anti narkoba tersebut, validitasnya perlu ditanyakan. "Ternyata agak keliru. Yang di survey darah Gejayan (wilayah padukuhan di kelurahan Condongcatur, kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, red)....

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185