Rabu, 02/04/2014 19:45 WIB

BMKG Peringatkan Dini Potensi Dampak Gempa Cili di Indonesia

YOGYAKARTA - Gempa bumi sebesar 8 skala richter dengan kedalaman 10 km di Pantai Utara Cili atau 240 Barat laut Bombay India pada Rabu (2/4/2014) pukul 06.46 WIB pagi tadi, telah menimbulkan tsunami setinggi 1,92 meter di wilayah pesisir Cili, Peru, Ekuador, Kolombia, Panama, Kosta Rika dan Nikaragua. Indonesia Tsunami Early Warning Center (InaTEWS) melalui...
Senin, 31/03/2014 14:30 WIB

Sahabat Lingkungan Walhi Yogyakarta Ajak Anak PAUD Bercocok Tanam

YOGYAKARTA - Dalam rangka mengampanyekan penghijauan bumi, Sahabat Lingkungan (Shalink) dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Yogyakarta mengadakan kegiatan bercocok tanam sayur di Gajah Wong Educational Park, Senin (31/03/2014). PAUD yang ikut dalam kegiatantersebut PAUD Kunir Ceria Karang, Kota Gede dan PAUD Strawberry, Sapen, Demangan. Kegiatan bercocok tanam yang diikuti sekitar 40 siswa PAUD dengan...
Minggu, 30/03/2014 16:06 WIB

Sorgum Dapat Digunakan Sebagai Alternatif Pangan

GUNUNGKIDUL - Meningkatnya jumlah penduduk dikhawatirkan akan terjadi rawan pangan. Guna mengantisipasi rawan pangan, sorgum dapat digunakan sebagai alternatif pangan di Gunungkidul. Panglima Jendral (Purnwirawan) TNI AD Djoko Santoso mengatakan, sebagian wilayah di Gunungkidul seperti di Padukuhan Banyumanik, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu merupakan daerah yang sulit air. Jika penanaman padi hanya dapat dilakukan satu tahun sekali,...
Minggu, 30/03/2014 13:22 WIB

17 Tahun Menderita Kanker Mulut, Muhtarom Mengharapkan Bantuan

SLEMAN - Muhtarom (37 tahun), warga Dukuh Selosari, Desa Wates, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang tak menyangka, penyakit yang dialami hingga seberat sekarang. Muhtarom didiagnosa mengidap kanker mulut. Sebelumnya, pada September 1997, ia hanya merasakan sakit mulut biasa. "Seperti sariawan biasa dulu," ungkapnya kepada Jogjakartanews.com, Minggu (30/3/2014). Setelah bertahun-tahun diobati dan tak kunjung sembuh, ia memutuskan untuk...
Minggu, 30/03/2014 09:45 WIB

GKR Pembayun : Budaya dan Agama Jangan Dicampur Aduk

GUNUNGKIDUL - Menjadi masyarakat Yogyakarta tidak boleh meninggalkan akar kebudayaan. Supaya tidak terjadi salah pemahaman, budaya dan agama jangan dicampur aduk. Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun mengungkapkan, Yogyakarta merupakan provinsi yang melahirkan negara Indonesia. Karena tanpa Yogyakarta tidak akan ada Indonesia."Melestarikan budaya merupakan tanggungjawab generasi muda. Meski Jogja tapi gaungnya sudah mendunia," ungkapnya kemarin...
Sabtu, 29/03/2014 16:57 WIB

Solidaritas dan Dukungan untuk TKI Satinah Terus Berdatangan

YOGYAKARTA - Dukungan dan aksi solidaritas untuk TKI Satinah di Arab Saudi terus berdatangan. Kali ini dukungan disampaikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Yogyakarta. DPC Permahi Yogyakarta mendeklarasikan Posko Keadilan Solidarits untuk Satinah. Posko tersebut akan mengadakan aksi penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian TKI Satinah. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Permahi, Andi...
Sabtu, 29/03/2014 16:51 WIB

GKR Pembayun Lantik 30 Anggota FKK Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun melantik 30 anggota Forum Keistimewaan untuk Kesejahteraan (FKK) Gunungkidul di Desa Wisata Jelok, Kecamatan Patuk, Sabtu (29/03/2014). Ketua FKK Gunungkidul Azis mengatakan, dengan dilantiknya FKK di Gunungkidul semoga dapat lebih mengawal keistimewaan Yogyakarta. Dalam melestarikan budaya asli dapat lebih terpantau. "Semoga forum ini (FKK) dapat mengangkat budaya di Gunungkidul yang...
Jumat, 28/03/2014 20:15 WIB

Tak Dilibatkan dalam Penyusunan Rapeda, Penyandang Disabilitas Demo Gedung DPRD DIY

YOGYAKARTA - Pmerintah Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan dukungan DPRD DIY telah merumuskan rancangan regulasi yang membanggakan yakni Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Harapannya dengan Raperda ini dapat mendorong pemenuhan hak-hak masyarakat terkait dengan pelayanan publik berkulaitas, di mana dapat mengubah pelayanan publik yang selama ini tidak optimal menjadi pelayanan...
Jumat, 28/03/2014 20:04 WIB

Dimakan Usia, Bangunan Cagar Budaya di Kompleks Kepatihan akan Direhabilitasi

YOGYAKARTA - Untuk melindungi bangunan-bangunan cagar budaya yang sudah dimakan usia perlu adanya perawatan. Atas dasar itulah, beberapa bangunan cegar budaya di Kompleks Kepatihan direncanakan akan dilakukan perawatan atau rehabilitasi. Adapun bangunan cagar budaya yang akan direhabilitasi meliputi; Gedung Wilis, Pare Anom, Balai Cepaka, Balai Kenya, Wiyata Praja, Balai Ngreni, Bangsal Kepatihan, Balai Tanjung, serta beberapa...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249