Kamis, 12/02/2015 17:51 WIB

Memberi Uang Kepada Gepeng di Tempat Umum Bisa Dijerat Perda

BANTUL – Keberadaan Gelandangan dan pengemis (Gepeng) di wilayah Pemerintah daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi persolan yang  mendapat perhatian public. Sebab, keberadaan Gepeng bisa menganggu kenyamanan DIY Sebagai daerah tujuan wisata sekaligus pusat budaya dan pendidikan. Terkait persoalan tersebut Pemda DIY terus melakukan sosialisasi dan Peraturan Daerah (Perda) DIY No. 1 tahun 2014 tentang...
Kamis, 12/02/2015 16:49 WIB

Tingkatkan Pendapatan Nelayan, Pemda DIY Tandatangani MoU dengan LAPAN

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasioanal ( LAPAN ) dalam Pemanfaatan sains dan teknologi penerbangan dan antariksa untuk mendukung program pembangunan di DIY, terutama sektor kelautan. Kerjasama tersebut diresmikan dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur DIY,  Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kepala LAPAN, Prof.Dr. Thomas...
Kamis, 12/02/2015 16:17 WIB

Tumbuhkan Cinta Terhadap TNI, Siswa SD Belajar di Korem

YOGYAKARTA - Ada nuansa yang berbeda bagi anak-anak SD Muhamadiyah Ngupasan dalam melaksanakan proses belajar mangajar, hari ini, Kamis (12/02/2014). Pasalnya, kali ini puluhan anak kelas 4 dan 5 diajak belajar di lingkungan markas Komando Resort Militer 072/Pamungkas (Korem 072/PMK). Menurut guru pendamping dari SD Muhammadiyah Ngupasan, tujuan siswanya datang ke Korem 072/PMK adalah untuk menganal...
Rabu, 11/02/2015 21:48 WIB

Kongres Umat Islam Indonesia VI Yogyakarta Hasilkan Dokumen Risalah

YOGYAKARTA -Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI resmi ditutup, Rabu (11/02/2015). Kongres yang berlangsung sejak Senin 9 Februari 2015 tersebut menghasilkan rumusan penyelesaian problem keumatan dan kebangsaan yang terhimpun dalam dokumen Risalah. Dalam pidato penutupan kongres, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin mengatakan KUII merupakan pertemuan puncak seluruh elemen umat Islam se-Indonesia. Menurutnya, acara rutin...
Rabu, 11/02/2015 21:07 WIB

Jokowi: Hukuman Mati Bagi Pidana Narkotika Adalah Human Positif

YOGYAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menilai pelaksanaan hukuman mati bagi terpidana kasus narkotika adalah sesuatu yang harus dilaksanakan. Sebab, perbuatan para bandar dan pengedar Narkotika membuat rusak generasi bangsa, “Hukuman mati bagi pidana Narkotika adalah human positif bagi negara Indonesia, maka dari itu harus dilaksanakan, dan diatasi sebelum berdampak buruk dari penyalagunaan Narkotika, karena...
Selasa, 10/02/2015 16:11 WIB

Peringati Hari Berdirinya Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat Wajib Berpakaian Adat

YOGYAKARTA - Semua jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan wilayah Pemda DIY, wajib menggunakan pakaian adat Jawa Yogyakarta pada saat peringatan berdirinya keraton Yogyakarta, Jumat (20/03/ 2015). Hal tersebut mengacu kepada Surat Edaran (SE) terbaru Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),  tentang Penggunaan Pakaian Tradisional Jawa Yogyakarta Tahun 2015. Menurut Kepala Bagian Humas, Biro UHP Setda DIY,...
Senin, 09/02/2015 22:30 WIB

Wapres: Kesalahan Ummat, Banyak Berdoa Kurang Usaha

YOGYAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI, Dr. HM Jusuf Kalla menilai umat Islam Indonesia punya keinginan untuk bahagia dunia dan akherat. Namun, kesalahan umat secara umum yaitu banyak berdoa tanpa disertai usaha. “Jangan hanya keinginan, doa terus menerus tanpa usaha tidak akan sampai. Apabila ada 100 orang miskin di Indonesia, saya kira statistiknya 90% umat Islam....
Senin, 09/02/2015 22:24 WIB

Ulama Diharapkan Lebih Berani Beri Nasihat Kepada Pemerintah

YOGYAKARTA- Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengharapkan peran ulama untuk lebih menyentuh persoalan bangsa, sehingga harus lebih berani memberikan nasihat-nasihat kepada ummat islam dan pemerintah. “Ulama harus berani menegakkan amar makruf nahi munkar kepada Pemerintah dan umat Islam, berupa dakwah dan nasihat politik berbasis keagamaan atas suatu perkara terutama saat terjadi ketidakpastian seperti sekarang ini. Sehingga...
Rabu, 04/02/2015 19:54 WIB

Atribut TNI Tidak Boleh Buat Gagah-Gagahan di Kendaraan

YOGYAKARTA - Komandan Detasemen Polisi Militer  (Dandenpom) IV/2 Yogyakarta  Letkol Cpm Pongki Gasman menegaskan, penggunaan atribut militer yang dipakai atau ditempel di kendaraan warga sipil tidak bisa dibenarkan. “Stiker lambang TNI dipasang di motor atau mobil. Bagi Masyarakat atau rekan-rekan Polisi  jangan mudah percaya terhadap orang  yang memakai stiker militer, kalau toh itu benar TNI tapi...

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185