Selasa, 27/05/2014 00:02 WIB

Cegah Inflasi Daibwah 2 Persen, Pemerintah Akan Lakukan Langkah Strategis

YOGYAKARTA - Untuk mencegah inflasi di DIY dibawah 2 persen, pemerintah mesti melakukan langkah-langkah yang strategis. "Koordinasi selalu ada sebulan sekali. Kalau mendesak mesti rapat dengan Bank Indonesia (BI)," kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Senin (26/5/2014). Sultan menjelaskan, selain dengan BI, koordinasi juga dilakukan dengan instansi-instansi maupun dengan dinas terkait....
Senin, 26/05/2014 17:38 WIB

KPID harus Tindak Tegas Media yang Berpolitik Praktis

YOGYAKARTA - Tindak pelanggaran melalui siaran televisi dan radio saat ini semakin kuat. Apalagi seperti masa Pemilu sekarang ini. Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Komisioner Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) DIY, Masduki mengatakan, kecenderungan pelanggaran penyiaran lantaran kepentingan media untuk berpolitik praktis. "Kepentingan media media menjadi politik praktis menjadi ujian Komisi Penyiaran Informasi (KPI) untuk bersikap...
Senin, 26/05/2014 15:46 WIB

Ormas Agama Tak Netral dalam Pilpres Bisa Jadi ‘Momok’

YOGYAKARTA - Terkait bergulirnya isu adanya Organisasi Massa (Ormas) berbasis agama terbesar di Indonesia yang mendukung salah satu pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), disayangkan banyak kalangan. Sebab, hal itu justeru akan menjadi momok menakutkan bagi pencerdasan politik ummat sendiri. "Seyogiyanya memang Ormas Islam lebih berperan sebagai penjaga integritas moral...
Senin, 26/05/2014 13:39 WIB

Sultan Tolak Tawaran Jadi Jurkam Prabowo-Hatta

YOGYAKARTA - Partai Gerindra dan koalisinya nampaknya harus berlapang dada karena keinginannya menggaet Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta, dipastikan gagal.   "Saya bukan kader partai, jadi buat apa saya harus jadi jurkam," tuturnya kepada wartawan di Kepatihan, Senin (26/05/2014). Sri Sultan juga menegaskan,  tidak akan terlibat dalam kegiatan...
Senin, 26/05/2014 13:18 WIB

Pemerintah DIY Sanggupi jadi Mediator Karyawan PT Pertamina

YOGYAKARTA - Asisten Sekretaris I Pemerintah DIY, Sulistya mengatakan jika pemerintah siap memfasilitasi permasalahan para awak mobil pertamina terkait kerja lembur yang dinilai tidak diberikan gaji lembur serta kejelasan status kerja. "Akan kami kumpulkan dari pihak pertamina, Dinas Ketenagakerjaan dan Transportasi Bantul, serta provinsi terkait tuntutan mogok kerja," kata Sulistya di Kompleks Kepatihan, Senin (26/5/2014). Sulistya berharap,...
Senin, 26/05/2014 13:16 WIB

Lembur Tak Digaji, Awak Mobil Pertamina Ancam Mogok

YOGYAKARTA - Para awak mobil pertamina mengadakan aksi tuntutan mogok kerja di Depo Petamina Rewulu, Bantul dan di Kepatihan, Senin (26/5/2014). Aksi tersebut dilakukan lantaran kerja lembur yang dilakukan tidak diberikan gaji lembur serta meminta kejelasan status kerja. Kuasa hukum awak mobil pertamina, Jaka Sarwanta mengatakan jika segala upaya sudah dilakukan. Termasuk dengan menyurati Dinas Ketenagakerjaan...
Minggu, 25/05/2014 15:13 WIB

PKBM di DIY Diduga Lakukan Manipulasi Nilai

YOGYAKARTA - Pelaksanaan UN tahun ini di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menimbulkan permasalahan. Masalah tersebut adalah perbandingan hasil nilai yang sangat tampak serta bertolakbelakang antara hasil nilai sekolah dan nilai UN sejumlah siswa di beberapa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta,...
Minggu, 25/05/2014 13:34 WIB

Peroleh Nilai Rendah, Program Paket C Tetap Lulus

YOGYAKARTA - Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Mukti Wulandari mengakui jika sejumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C mendapat nilai jeblok. Akan tetapi, siswa tersebut tetap dapat lulus dan berhak mendapat ijazah Program Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket C. Mukti mengatakan, hal tersebut telah sesuai dengan...
Sabtu, 24/05/2014 19:26 WIB

Status Merapi Turun, Warga Umbulharjo akan Lakukan Labuhan

SLEMAN - Kepala Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Bejo Mulyo, mengatakan upacara labuhan Merapiakan tetap berlangsung pada Jumat-Sabtu (30-31/5/2014). Meskipun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) baru menurunkan status Merapi dari waspada menjadi normal kemarin, bagi Bejo hal itu hanyalah masalah teknis. "Selain itu, perubahan ini juga berdasarkan musyawarah panitia," kata Bejo, Sabtu (24/5/2014)....

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185