News  

Apa Fokus Pembangunan Kapanewon Rongkop di RKPD 2027? Ini Hasil Musrenbang

Musrenbang RKPD 2027 Digelar di Rongkop, Sejauh Mana Aspirasi Warga Diakomodasi?
Musrenbang RKPD 2027 Digelar di Rongkop, Sejauh Mana Aspirasi Warga Diakomodasi?

Jogjakartanews.com (Gunungkidul) – Pemerintah Kapanewon Rongkop menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Pendopo Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Musrenbang kali ini terasa istimewa dengan kehadiran langsung Bupati Gunungkidul, Ibu Endah Subekti Kuntariningsih, yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal proses perencanaan pembangunan dari tingkat bawah secara partisipatif dan berkelanjutan.

Baca juga : https://jogjakartanews.com/baca/2026/01/22/27891/retaknya-poros-teluk-saudi-dan-uea-berebut-pengaruh-di-yaman

Forum Strategis Menyerap Aspirasi Masyarakat

Dalam sambutannya, Panewu Rongkop, Edy Sedono, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musrenbang RKPD 2027 dalam suasana kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan. Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Bupati Gunungkidul yang berkenan hadir langsung di tengah masyarakat Rongkop.

“Kehadiran Ibu Bupati merupakan suatu kehormatan sekaligus motivasi bagi kami semua. Musrenbang Kapanewon ini merupakan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah,” ujar Edy Sedono.

Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan wadah musyawarah untuk menyepakati prioritas pembangunan yang akan diusulkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gunungkidul Tahun 2027. Ia menekankan pentingnya usulan yang benar-benar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, potensi wilayah, serta kemampuan keuangan daerah.

Potensi Lokal Jadi Fokus Pembangunan

Panewu Rongkop juga menyoroti karakteristik wilayah Rongkop yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta sumber daya manusia yang terus berkembang. Oleh karena itu, ia berharap seluruh usulan program dan kegiatan yang muncul dalam Musrenbang ini bersifat prioritas, terukur, dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, sehingga perencanaan pembangunan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Arahan Bupati: Prioritas, Sinkron, dan Realistis

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.

“Forum ini menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskannya dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Gunungkidul Tahun 2027,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah ke depan akan dihadapkan pada berbagai tantangan, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Oleh karena itu, hasil Musrenbang diharapkan mampu menghasilkan usulan program yang fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan ekonomi lokal, penurunan angka kemiskinan, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Dorong Pengembangan Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata

Bupati Endah juga menegaskan bahwa Kapanewon Rongkop memiliki potensi besar, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata, yang perlu dikembangkan secara optimal. Namun demikian, pengembangan tersebut harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.

“Saya menekankan agar setiap usulan yang disampaikan benar-benar memperhatikan skala prioritas, kesesuaian dengan dokumen perencanaan daerah, serta kemampuan pendanaan agar dapat diakomodasi dalam RKPD,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi antara perangkat daerah, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan di Kabupaten Gunungkidul.

Menuju RKPD 2027 yang Berpihak pada Masyarakat

Musrenbang RKPD 2027 Kapanewon Rongkop diikuti oleh unsur pemerintah daerah, anggota DPRD, perangkat daerah terkait, para lurah se-Kapanewon Rongkop, serta perwakilan masyarakat. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan yang diharapkan dapat diakomodasi dalam perencanaan daerah.

Di akhir sambutannya, Bupati Gunungkidul mengapresiasi partisipasi seluruh peserta Musrenbang. Ia berharap hasil musyawarah ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi penyusunan RKPD Kabupaten Gunungkidul Tahun 2027, sekaligus membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kapanewon Rongkop.

 

10 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com