YOGYAKARTA — Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta ( Bapas Yogyakarta ) memperkuat komitmen menghadirkan layanan yang ramah anak melalui penandatanganan Pakta Integritas Ramah Anak, Rabu (7/10/2026).
Penandatanganan dilakukan secara simbolis bersamaan dengan apel pagi di Bapas Kelas I Yogyakarta. Kegiatan tersebut disaksikan Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta Galih Rakasiwi.
Pakta integritas itu menjadi bentuk komitmen jajaran Bapas Kelas I Yogyakarta dalam mewujudkan pelayanan yang aman, nyaman, inklusif, serta mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.
Komitmen tersebut terutama diterapkan dalam pendampingan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Bapas menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan tidak menghakimi dalam setiap proses pendampingan.
“Bagi Bapas Yogyakarta, ramah anak bukan sekadar slogan, tetapi menjadi bagian dari cara bekerja dan memberikan pelayanan,” kata Galih.
Menurut dia, pendampingan terhadap ABH membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada proses hukum, tetapi juga memperhatikan hak dan kepentingan terbaik anak.
“Terlebih dalam pendampingan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), setiap proses membutuhkan pendekatan yang humanis, tidak menghakimi, serta tetap mengedepankan hak dan kepentingan terbaik bagi anak,” tuturnya.
Galih berharap penandatanganan pakta integritas tersebut mendorong seluruh jajaran Bapas Yogyakarta semakin konsisten menciptakan lingkungan pelayanan yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi.
“Melalui pakta integritas ini, seluruh jajaran Bapas Kelas I Yogyakarta diharapkan semakin konsisten membangun lingkungan pelayanan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan maupun diskriminasi,” ujar Galih.
Ia menambahkan, setiap anak perlu mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, berubah, dan menata kembali masa depannya.
“Karena setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh, berubah, dan menata kembali masa depannya,” pungkas Galih. (Niken)














