Penyandang Disabilitas Rawan Pilih ‘Kucing dalam Karung’

YOGYAKARTA – Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta melakukan sosialisasi untuk kaum disabilitas di SLB N2 Yogyakarta. Dalam sosialisasi tersebut, para siswa sebagai pemilih pemula sangat antusias mengikuti sosialisasi. Dari tata cara pemilihan hingga pemakaian template atau alalat bantu, diikuti hingga selesai.

Meski begitu, masih ada beberapa hal penting yang belum diketahui para pemilih pemula, yaitu profil caleg yang akan dipilih.

Fahrudin Isnawanto (21) siswa SLB N2 Yogyakarta, mengaku bisa memahami tata cara pemilihan. Akan tetapi, untuk siapa yang akan dipilih, ia mengaku belum mengetahui siapa orangnya.

“Saya nggak tahu orangnya. Malah, sampai sekarang beum dapat informasi, takutnya milih kucing dalam karung” ujarnya seusai acara sosialisasi, Sabtu (22/3/2014).

Hal senada diungkapkan Geswinda Alit Saharto (18 tahun). Winda, panggilan Geswinda Alit Saharto, mengatakan juga tidak tahu menahu siapa caleg-caleg yang ada dan nanti akan dipilih.

“Aku belum tahu juga mas. Tapi kadang, ya nanya temen-temen lewat sosial media gitu,” ungkapnya dengan suara parau.

Relawan Demokrasi KPU Kota Yogyakarta segmen disbilitas, Widhi Haryanti mengakui, sosialisasi yang dilakukan KPU belum sepenuhnya membantu. Namun, setidaknya bisa mendorong agar kaum disbilitas tersalurkan suaranya.

“Kelompok disabilitas ini kan minim informasi. Jadi, mereka sangat membutuhkan bantuan. Orang yang nanti diminta untuk membantu dalam pemilihan harus bisa dimintai pertanggungjawabannya,” ujar Widhi Haryanti kepada wartawan. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com