Meski BBM Naik, Bus Sekolah Gratis Si Bulan di Sleman Tetap Beroperasi, Penumpang Tembus 1.187 Siswa

Kenaikan Harga BBM Tak Surutkan Layanan Bus Sekolah Gratis Sleman, Ribuan Pelajar Terbantu. Foto: Ist

SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengoptimalkan layanan Bus Sekolah Layak Anak Sleman (Si Bulan) di tengah harga bahan bakar minyak melonjak ( BBM Naik ).

Program transportasi gratis bagi pelajar tersebut tetap dipertahankan sebagai upaya mendukung mobilitas siswa sekaligus meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan Si Bulan merupakan layanan transportasi khusus pelajar yang dirancang untuk menyediakan sarana perjalanan yang aman, nyaman, gratis, dan ramah anak menuju maupun dari sekolah.

“Dengan layanan Si Bulan diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar, menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta mendukung terciptanya transportasi inklusif yang berkelanjutan di Kabupaten Sleman,” kata Heri, Selasa (9/6/2026).

Layanan ini melayani pelajar mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Dishub Sleman saat ini mengoperasikan empat armada bus yang terbagi dalam empat koridor perjalanan, terdiri atas dua unit bus kecil berkapasitas 19 kursi dan dua unit bus sedang berkapasitas 27 kursi.

Setiap armada dilengkapi seorang pengemudi dan petugas pendamping untuk memastikan keamanan serta kenyamanan selama perjalanan.

Bus sekolah beroperasi setiap Senin hingga Jumat. Pada pagi hari layanan berlangsung pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB, sedangkan pada siang hari beroperasi pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Jadwal tersebut disesuaikan dengan jam masuk dan pulang sekolah.

Menurut Heri, masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan menunggu di halte-halte yang telah tersedia di sepanjang jalur yang dilalui armada bus.

Antusiasme pelajar terhadap layanan Si Bulan terus meningkat. Data Dishub Sleman menunjukkan jumlah pengguna pada Mei 2026 mencapai 1.187 siswa, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 899 siswa.

“Jumlah penumpang pada Mei 2026 mencapai 1.187 orang. Mereka sangat antusias memanfaatkan fasilitas transportasi gratis ini,” ujarnya.

Meski menghadapi tekanan akibat efisiensi anggaran dan kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamina Dex, Dishub Sleman memastikan layanan tetap berjalan optimal.

Heri mengungkapkan biaya operasional mengalami peningkatan signifikan seiring naiknya harga Pertamina Dex yang kini mencapai sekitar Rp24.800 per liter, dari sebelumnya berkisar Rp12.000 per liter.

“Karena ini layanan publik yang tidak dipungut biaya, kami tetap berupaya mempertahankan operasional. Untuk menyesuaikan anggaran, dilakukan penghematan, termasuk pemangkasan sekitar Rp50 juta dari anggaran pemeliharaan gedung,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Keselamatan Transportasi Dishub Sleman, Rosalyna Setia Wardhan, mengatakan pihaknya berencana menambah satu armada baru guna memperluas jangkauan layanan. Armada tersebut merupakan bantuan Bus Sekolah Rakyat (SR) dari Kementerian Perhubungan yang diterima pada 2025.

“Kami memang menerima bantuan bus Sekolah Rakyat dari Kementerian Perhubungan. Namun untuk operasional dan penentuan trayek masih dalam tahap pembahasan,” kata Rosalyna.

Rute Bus Sekolah Si Bulan

Koridor 1
Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman – Jalan Beran Pangukan – Jalan Wadas Cebongan – Jalan Cebongan Seyegan – Jalan Godean Seyegan – Jalan Demak Ijo Kebon Agung – Pasar Belut Godean.

Koridor 2
Pasar Belut Godean – Jalan Demak Ijo Kebon Agung – Jalan Godean Seyegan – Jalan Cebongan Seyegan – Jalan Wadas Cebongan – Jalan Beran Pangukan – Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman.

Koridor 3
Terminal Pakem – Jalan Kaliurang – Jalan Besi-Jangkang – Jalan Ngaglik – Jalan Raya Kabunan – Jalan Raya Babadan – Jalan Raya Tajem – Ring Road Utara – Jalan Raya Solo-Yogyakarta – Bandara Adisutjipto.

Koridor 4
Bandara Adisutjipto – Jalan Raya Solo-Yogyakarta – Ring Road Utara – Jalan Raya Tajem – Jalan Raya Babadan – Jalan Raya Kabunan – Jalan Ngaglik – Jalan Besi-Jangkang – Jalan Kaliurang – Terminal Pakem.

Keberadaan Bus Sekolah Layak Anak Sleman menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menyediakan transportasi publik yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi kalangan pelajar, sekaligus mendukung pengurangan penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya.

56 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com