Fun Run 6K di Lereng Merapi Jadi Panggung Sport Tourism

SLEMAN — Minggu pagi di lereng Gunung Merapi terasa berbeda. Sebanyak 936 pelari memadati kawasan d’Kaliurang Camping Ground, Hargobinangun, Pakem, Sleman, mengikuti Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K, Minggu (23/8/2026).

Udara sejuk Kaliurang menjadi teman para peserta menaklukkan lintasan sepanjang enam kilometer. Namun, Fun Run kali ini bukan sekadar soal berlari dan mengejar waktu.

Ajang yang digelar Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sleman tersebut juga menjadi cara memperkenalkan Kaliurang sebagai salah satu destinasi sport tourism di Sleman.

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi. Mereka datang dari berbagai daerah dengan semangat yang beragam. Ada yang benar-benar serius berlari, ada pula yang menjadikan kegiatan ini sebagai ajang rekreasi bersama keluarga dan komunitas.

Yang menarik, sejumlah peserta tampil mengenakan kostum unik bernuansa karnaval. Warna-warni kostum membuat suasana lari semakin meriah dan menghidupkan kawasan wisata lereng Merapi.

Ketua Kadin Sleman Yudi Prihananta mengatakan Fun Run 6K tersebut merupakan bagian dari upaya mempertemukan olahraga dengan potensi pariwisata dan ekonomi daerah.

Menurutnya, olahraga lari memiliki daya tarik tersendiri karena mampu mendatangkan peserta dari luar daerah. Ketika peserta datang, aktivitas mereka tidak berhenti di lintasan lari.

Mereka juga membutuhkan tempat menginap, makanan, transportasi, hingga berbagai kebutuhan selama berada di kawasan wisata.

“Ini bukan hanya kegiatan lari. Kami ingin mendorong sport tourism sekaligus mengenalkan potensi wisata Sleman Utara kepada masyarakat lebih luas,” kata Yudi, usai menyelesaikan lari 6 kilometer, Minggu 23 Agustus 2026.

Kepala BBPPMT Yogyakarta Tunggak Santosa menambahkan, Transmigrasi Festival 2026 dikemas dengan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Program transmigrasi, menurutnya, tidak cukup hanya dikenalkan melalui kegiatan formal. Festival menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan semangat pemberdayaan masyarakat kepada publik dengan suasana yang lebih terbuka dan menarik.

Fun Run 6K menjadi salah satu magnet utama festival tersebut. Peserta diajak menikmati lintasan di kawasan Kaliurang sambil merasakan langsung suasana alam di kaki Gunung Merapi.

Penyelenggara juga menyiapkan berbagai hadiah dan doorprize untuk menambah daya tarik kegiatan. Hadiah yang disiapkan antara lain rice cooker, kulkas, sepeda listrik hingga sepeda motor Yamaha NMax.

Dengan jumlah peserta mencapai 936 orang, kawasan Kaliurang pagi itu tidak hanya dipenuhi pelari. Keluarga, komunitas, pelaku usaha, wisatawan dan masyarakat sekitar turut menikmati suasana festival.

Bagi Sleman, geliat tersebut menjadi gambaran bagaimana sebuah kegiatan olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan destinasi wisata sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kaliurang pun tidak sekadar menjadi tempat orang datang menikmati udara sejuk. Melalui sport tourism, kawasan lereng Merapi mulai diposisikan sebagai ruang untuk olahraga, rekreasi, dan pertemuan berbagai aktivitas masyarakat.

Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K akhirnya meninggalkan satu pesan sederhana: berlari bisa menjadi cara lain untuk mengenal sebuah daerah.

Dan pagi itu, 936 pelari mengenal Kaliurang bukan hanya dari garis start dan finish, tetapi dari udara pegunungan, lanskap lereng Merapi, serta keramahan masyarakat yang menyambut mereka. Para pelaku usaha UMKM juga menggelar dagangan, para pelari menikmati hidangan khas lereng merapi seperti jadah tempe, tapai ketan, bir Jawa, sate kere hingga kuliner makan besar seperti soto, tongseng dan lainnya.

$$$$$

60 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com