Bapas Yogyakarta Gandeng Dinkes Dorong Usaha Klien Pemasyarakatan Bersertifikat SPP-IRT

Bapas Kelas I Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta membahas pelaksanaan bimbingan teknis SPP-IRT untuk mendukung pengembangan usaha klien pemasyarakatan, Senin (24/8/2026). (Foto: Niken)

YOGYAKARTA — Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta ( Bapas Yogyakarta ) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta untuk meningkatkan kapasitas usaha pangan yang dijalankan klien pemasyarakatan.

Kerja sama itu diwujudkan melalui rencana pelaksanaan bimbingan teknis Sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).

Pembahasan pelaksanaan bimtek dilakukan dalam rapat koordinasi di Ruang Kapulaga Lantai 2, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Senin (24/8/2026).

Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta Galih Rakasiwi mengatakan, sertifikasi SPP-IRT penting untuk mendukung pengembangan usaha klien pemasyarakatan, termasuk usaha yang berada di kantin dan food court Griya Abhipraya.

“Kami mengapresiasi kerja sama yang terjalin dan menegaskan pentingnya sertifikasi ini untuk mendukung usaha klien. Bapas siap memfasilitasi kebutuhan pelaksanaan pelatihan,” ujar Galih.

Menurut dia, pemenuhan standar keamanan pangan diharapkan dapat membuat produk yang dihasilkan klien lebih dipercaya konsumen dan memiliki peluang pasar yang lebih luas.

Bimtek diikuti 48 peserta

Bimtek SPP-IRT dijadwalkan berlangsung pada 15-16 September 2026 di Hotel Alana Yogyakarta.

Sebanyak 48 peserta disiapkan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari klien pemasyarakatan, kelompok masyarakat (pokmas), serta pegawai Bapas Yogyakarta dan Bapas Wonosari.

Peserta wajib memiliki akun Jogja Smart Service (JSS). Pendaftaran juga harus diselesaikan paling lambat satu pekan sebelum kegiatan berlangsung.

Selain mengikuti pelatihan, seluruh peserta akan mendapatkan bantuan uang transportasi dengan besaran yang sama.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Galih Rakasiwi, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Kota Yogyakarta Eko Rahmadi, jajaran pejabat dan Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Yogyakarta, serta staf Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Kerja sama Bapas Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta ini diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan sertifikasi.

Penguatan kapasitas usaha pangan juga menjadi salah satu cara membantu klien pemasyarakatan membangun kemandirian ekonomi sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial setelah kembali ke masyarakat. (Niken)

60 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com