Sunarso Terpilih Jadi Lurah Jetis Gunungkidul, Kalahkan Petahana dengan Selisih 467 Suara

Sunarso atau Kelik terpilih sebagai Lurah Jetis Gunungkidul setelah menang Pilur 2026 dengan selisih 467 suara dari petahana. (Foto: Istimewa)

GUNUNGKIDUL — Sunarso atau yang akrab disapa Kelik resmi meraih kepercayaan masyarakat sebagai Lurah Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Dalam Pemilihan Lurah Jetis 2026, Kelik berhasil mengungguli calon petahana Agus Susanto, SKM, dengan selisih 467 suara.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Kelik memperoleh 1.778 suara, sementara Agus Susanto mendapatkan 1.311 suara. Dari total 3.089 suara sah, Kelik meraih sekitar 57,5 persen suara warga.

Pemilihan Lurah Jetis yang digelar pada 26 September 2026 tersebut diikuti dua kandidat. Kontestasi berjalan relatif sederhana tanpa adanya laporan praktik politik uang selama tahapan pemilihan berlangsung.

Tidak terlihat adanya pembagian uang maupun barang kepada pemilih. Kedua kandidat juga menjalani proses kampanye dengan pendekatan yang lebih mengedepankan penyampaian visi dan kedekatan dengan masyarakat.

Kemenangan Kelik juga terlihat dari persebaran suara di tingkat padukuhan. Dari enam padukuhan di Kalurahan Jetis, Kelik berhasil meraih suara terbanyak di lima wilayah.

Di Padukuhan Jetis, Kelik memperoleh 335 suara, unggul dari Agus Susanto yang mendapatkan 163 suara. Di Temanggung, Kelik kembali menang dengan 346 suara berbanding 221 suara.

Persaingan paling ketat terjadi di Padukuhan Cekel. Kelik hanya unggul tipis dengan perolehan 313 suara, sedangkan Agus Susanto memperoleh 309 suara.

Keunggulan Kelik berlanjut di Padukuhan Dondong dengan 344 suara berbanding 282 suara dan Mojosari dengan 239 suara berbanding 98 suara.

Sementara itu, Agus Susanto hanya mampu unggul di Padukuhan Karang dengan 238 suara, sedangkan Kelik memperoleh 201 suara.

Dari total 4.232 warga yang masuk daftar pemilih tetap (DPT), sebanyak 3.165 pemilih menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Lurah Jetis 2026.

Bagi Kelik, kemenangan tersebut menjadi mandat baru dari masyarakat Jetis untuk kembali memimpin pemerintahan kalurahan. Ia bukan sosok baru bagi warga setempat karena sebelumnya pernah menjabat sebagai Lurah Jetis.

Usai ditetapkan sebagai pemenang, Kelik dihadapkan pada tanggung jawab untuk menerjemahkan kepercayaan masyarakat melalui program kerja, pelayanan publik, dan pembangunan Kalurahan Jetis.

“Pemilihan telah selesai, kini saatnya kembali bekerja untuk masyarakat. Amanah yang diberikan warga harus dijawab dengan kerja nyata dan pelayanan yang baik,” ujar Kelik.

Dengan hasil tersebut, masyarakat Kalurahan Jetis telah menentukan pilihannya melalui proses demokrasi tingkat kalurahan. Kelik kini menunggu tahapan pelantikan untuk menjalankan kembali tugas sebagai Lurah Jetis. (kt1)

61 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com