Belum Tentu Ical Jadi Cawapres Prabowo

JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar, Abu Rizal Bakri tidak lagi ngotot maju sebagai Calon Presiden (Capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. Kendati sebelumnya saat disambangi Capres dari PDIP, Joko Widodo dirinya menyatakan jika tetap akan maju sebagai Capres, tidak halnya ketika didekati Prabowo Subiyanto, Capres dari Partai Gerindra.

Isu tersebut mencuat setelah Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar yang juga Koordinator Wilayah Bappilu Sulawesi, M Nurdin Halid menginformasikan jika Aburizal Bakrie dan Prabowo Subianto sudah sepakat untuk berkoalisi pada Pemilihan Presiden 9 Juli 2014 mendatang.

“Golkar dan Gerindra sudah sepakat untuk koalisi,” kata Nurdin Halid kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, pertemuan antara Abu Rizal Bakri dan Prabowo pada Senin (05/05/2014) kemarin selain membahas secara teknis materi koalisi juga akan membicarakan posisinya masing-masing, siapa capres dan cawapres.

Isu bakal dijadikannya Aburizal Bakrie sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto mendapat respon dari Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung. Menurutnya, perubahan status Ical dari Capres menjadi Cawapres tidak bisa berubah begitu saja sesuai dengan kemauan Ical. Hal itu mengingat keputusan mengenai pencapresannya ditentukan melalui rapat pimpinan nasional 2012.

“Dari awal, Aburizal itu diposisikan sebagai calon presiden. Nanti kalau memang ada perubahan, seyogianya di rapimnas,” kata Akbar Tandjung di Jakarta, Selasa (06/05/2014).

Akbar juga menegaskan bahwa jika ada partai yang mau berkoalisi, tetap dikembalikan ke forum rapimnas. Di forum itulah nanti akan diambil langkah politik yang bisa ditempuh Golkar.

Sementara ical mengaku, banyak usulan yang berkembang dalam rapat harian Selasa (06/05/2014) malam tadi. Salah satunya ada yang tetap mendorongnya maju sebagai capres dan ada yang menyarankan untuk bersikap realistis dengan menurunkan target menjadi cawapres.

“Kalau mau merubah karena realitas politik berubah jadi cawapres, maka diputuskan dalam rapimnas. Karena itu jika ditanya saya siap jadi cawapres tentu belum boleh menjawab siap,” kata Ical di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (6/5/2014) malam.

Dia mengatakan, usulan-usulan itu akan ditampung dan dibahas lebih lanjut pada Rapimnas Golkar ke-VI yang akan dilaksanakan pertengahan Mei 2014. (lia/ded)

Redaktur: Aristianto Zamzami

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.