Pemred Tabloid Obor Rakyat Ternyata Jurnalis Pecatan Tempo

JAKARTA – Munculnya Tabloid Obor Rakyat yang isinya menjatuhkan nama Capres Jokowi menyita perhatian publik. Sang Pemimpin Redaksi yang tak lain adalah Setyardi Budiono ternyata merupakan mantan Jurnalis pecatan Tempo di era 1998.

Pemimpin Redaksi Tempo, Arif Zulkifli menyatakan, Setyardi Budiono dipecat lantaran menyalahi kode etik pemberitaan Tempo. Arif menjelaskan, Tempo harus memecat Setiyardi karena pelanggaran yang dilakukan berkateogori serius dan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.

“Setyardi ada pelangaran etika yang serius, menurut saya aib, tidak sesuai dengan prinsip dan tata kerja di Tempo serta tidak sesuai prinsip-prinsip jurnalistik. Pelanggaran etika berat dan sekali pelanggaran itu langsung dipecat,” ujar Arif seperti dilansir dari Tribun, Minggu (15/6/2014).

Arif menambahkan, sebagai jurnalis, Setyardi merupakan jurnalis Tempo yang biasa-biasa saja. Bahkan kata Arif, belakangan Setyardi kalah pamor dengan jurnalis-jurnalis baru di Tempo. “Prestasinya biasa-biasa saja. Tidak ada yang cemerlang. Malah belakangan kalah pamor sama junior-junior,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Setyardi Budiono menerbitkan Tabloid Obor Rakyat yang isinya menjatuhkan nama baik Jokowi. Tabloid tersebut dinilai merupakan bentuk kampanye hitam jelang Pilpres. (war)

Redaktur: Rudi F

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.