Taruna Korps Pelaut Simulasi Penangkapan Perompak

SURABAYA –Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) korps pelaut tingkat IV angkatan 60, melakukan  simulasi penanganan terhadap perompak atau pembajakan di laut. Kegiatan tersebut berlangsung di Satpaska Koarmatim, Surabaya, Sabtu (07/02/2015) kemarin.

Menurut keterangan resmi penerangan AAL yang diterima jogjakartanews.com, Minggu (08/02/2015), kegiatan tersebut merupakan lanjutan latihan dan praktik keamanan laut yang berlangsung di markas satuan pasukan katak Koarmatim.

Para taruna korps pelaut yang berjumlah 40 orang mengikuti dengan antusias praktek prosedur operasi keamanan laut yaitu penanganan tindak pidana khusus di laut, prosedur jarkaplid, proses hukum, opskamla, studi kasus permasalahan atau persoalan, kamla, dan pemberkasan.

Pembimbing praktik, Komandan Satpaska Koarmatim Kolonel Laut (E) Yudhi Bramantyo Nursasongko mengungkapkan, para taruna disimulasikan bagaimana prosedur penanganan perompakan dan pembajakan dikapal oleh satuan pasukan katak.

“Taruna dipraktekan prosedur pengejaran, penangkapan dan penyelidikan permasalahan kamla. Kegiatan praktek juga melibatkan personel satpaska,” katanya.

Para taruna terlihat antusias mengikuti kegiatan. Secara bergantian mereka mempraktikan simulasi tersebut dengan mencoba menggunakan senjata pasukan katak APS atau Avtomat Podvodnyy Spetsialnyy atau biasa disebut Special Underwater Automatic Rifle.

Seperti telah diinformasikan sebelumnya kegiatan praktik bertajuk “Admin Game Kamla 2015” ini berlangsung selama selama 4 hari di Gedung Bawean AAL dan Satpaska Koarmatim. Kegiatan lattek ini didampingi oleh para perwira instruktur yang berpengalaman dalam bidang hukum khususnya hukum laut Mayor Laut (KH) Totok Sumarsono, S.H., M.H., M.Tr. Opsla dan Nur Wagas dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim. (pr/aal)

Redaktur: Rudi F

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.