Membangun Kewirausahaan Pemuda Menuju Kemandirian Bangsa

Oleh : A. Shobahus Surur*

DERASNYA arus globalisai dengan tantanganya yang semakin berat menjadi soal yang harus dipecahkan dalam membangun bangsa saat ini maupun kedepanya nanti. ketatnya kompetisi antar bangsa di dunia menurut para pemuda agar menjiwai semangat persatuan yang dikumandangkan dalam sumpah pemuda 28 Oktober 1982, melalui penguatamaan persamaan dan mengeliminasi perbedaan untuk mencapai kemakmuran bangsa.

Globalisasi dapat meningkatkan laju dinamika persaingan, konsukensi membangun persahabatan dunia menjadikan indonesia sebagai negara yang terbuka. Kondisi tersebut tentunya menjadi tantngan sekaligus menjadi peluang bagi bangsa indonesia. Untuk itu bangsa ini harus benar-benar mampu mempersiapkan rakyatnya agar dapat bersaing dan mampu menjawab tantangan dan meraih peluang yang terbuka lebar. Kita tidak bisa berpangku tangan, menunggu dan melihat jika ingin tergilas oleh zaman.

Bangsa Indonesia saat ini memerlukan tampilnya pemuda yang kuat solidaritasnya, teguh integritasnya, serta profesional dalam bidang pengabdianya. Solidaritas, mengandung nilai empati sosial yakni kemampuan merasakan penderitaan sesama, dan kesadaran untuk berbagi rasa dengan orang lain. Integritas ditandai dengan adany keteguhan akhlak, sikap berani dan tanggung jawab. Sedangkan profesionalitas mengandaikan adanya etos kerja, kemampuan inovasi, produktivitas, dan kemampuan berdaya saing. Ketiga pilar tersebut saat ini perlu dikembangkan sebagai modal terbesar bagi pemuda Indonesia dalam meningkatkan semangat nasionalisme dan memperkokoh pembangunan karakter bangsa Indonesia menuju bangsa yang makmur dan sejahtera.

Membangun Jiwa Wirausaha Pemuda

Wirausaha adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseoranguntuk melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumberdaya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih sukses. Kewirausahaan pada hakekatnya adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemampuan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif.

Potensi terbesar untuk menciptakan pengusaha adalah pemuda. Mengingat para pemuda adalah generasi penerus bangsa dan calon-calon pemimpin negara, maka pola pikir anak-anak muda bangsa ini harus benar-benar terorientasi dengan baik. Harus bisa melihat jauh kedepan akan kondisi dan kebutuhan bangsanya. Salah satunya adalah mampu melihat bahwa wirausahawan sangat dibutuhkan bangsa ini agar bisa menjadi negara yang maju. Pemuda-pemuda bangsa ini harus siap menjadi solusi akan tantangan dan kebutuhan tersebut.

Memiliki semangat yang tinggi, keberanian mengambil resiko dan tantangan, pekerja keras yang merupakan ciri pemuda, menjadikan pemuda berpotensi besar untuk menjadi seorang pengusaha. Jumlah pemuda Indonesia yang mencapai 60 juta lebih, merupakan kekuatan besar yang dapat dipersiapkan menjadi wirausahawan, dari jumlah pemuda tersebut menjadi dasar yang cukup kuat menjadi negara maju dan bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi singa perekonomian dunia dimasa yanga akan datang.

*Penulis Adalah Ketua Umum HMI Cabang Kudus Periode 2014-2015)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.