BJV Buka Polling Balon Wali Kota Jogja 2024 dari PDIP, Fokki Sementara Teratas

YOGYAKARTA – Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Yogyakarta  kemungkinan akan digelar pada tahun 2024 mendatang. Kendati masih lama, namun Lembaga dan komunitas pendukung atau simpatisan Partai Politik (Parpol) di Kota Yogyakarta mulai melakukan jejak pendapat nama-nama kader Partainya yang berpotensi diusung dalam Pilwakot. Salah satunya dilakukan oleh Relawan Banteng Jogja Visioner (BJV).

Dalam polling dimunculkan 10 nama kader PDIP sebagai Bakal Calon (Balon) wali kota Yogyakarta dalam Pilkada 2024 mendatang. Dari pantauan jogjakartanews.com, hasil sementara polling dengan link :  https://pollingkita.com/polling81402-polling-siapakah-calon-walikota-kota-yogyakarta-dari-pdi-perjuangan-yang-pantas-diajukan-dalam-pilkada-2024m  akses terakhir pada pukul 06.40 WIB Nama anggota DPRD Kota Yogyakarta, Antonius Fokki Ardiyanto bertengger di puncak dengan perolehan vote (pilihan) 23,3 % (210 suara). Tipis berada di bawahnya, ada Nuryadi dengan perolehan vote 23,0 % (208 suara). Disusul kemudian Wisnu Sabdono P dengan perolehan vote 12,9 % (117 suara).

Kemudian berturut-turut di bawahnya ada Eko Suwanto, Kelik Mulyono, Dwi Wahyu B, Danang Rudyatmoko,  Imam Priyono, Widi Praptomo, dan terakhir Wawan Edi.

Sejak polling dibuka mulai Senin (22/03/2021) kemarin hingga berita ini diturunkan sudah ada partisipasi sebanyak 905 suara.

Koordinator Relawan BJV, Agus Subagyo mengungkapkan, sebagai upaya mempersiapkan Pilwakot Jogja dan membantu PDIP dalam menentukan kandidat yang potensial dari kadernya, BMJ melakukan jejak pendapat melalui polling digital,

“Kita baru menggunakan sarana digital dulu untuk Polling. Rencana jika masyarakat Kota Jogja sudah melakukan program vaksinasi, baru kita mengadakan survei tatap muka,” katanya dalam keterangan pers yang diterima redaksi.

Terkait kenapa 10 nama kader yang dimunculkan, menurut Agus, nama-nama tersebut merupakan sosok kader yang sudah jelas kontribusinya untuk partai dan masyarakat. Ia menjelaskan, sebelum memunculkan 10 kader dalam polling, BJV sudah melakukan verifikasi dari track record serta informasi yang bersangkutan di media online,

“Jadi 10 nama yang kami munculkan menurut kami memang kader-kader PDIP yang terbaik. Nah, terkait sementara mas Fokki unggul, kemudian mas Nuryadi atau mas wisnu di tiga besar, itu publik yang menilai ya. Ndak ada setingan dari kami. Semua nama yang masuk di polling kita share linknya. Juga di berbagai group Kader PDIP di Yogyakarta kami share juga. Jadi kami fair karena kami benar-benar berharap PDIP menjadi pemenang dalam Pilwakot Jogja nanti,” tegas Agus.

Agus menambahkan, polling akan dibuka hingga paling lama satu bulan ke depan. Hasil polling dan nantinya survei akan dikirimkan ke DPC, DPD dan DPP PDIP dengan harapan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kader yang akan diusung dalam Pilwakot Yogyakarta mendatang.

Terkait namanya muncul dalam polling dan mendapat perolehan vote tertinggi, Antonius Fokki Ardiyanto mengaku belum memantau. Namun demikian ia berterimakasih kepada para kader yang memilihnya dalam polling.

Namun demikian, Fokki mengaku tidak tahu siapa yang membuka polling,

“Oya, masa tertinggi dari 10 nama yang dimunculkan? Tapi saya apresiasi saja ada lembaga independent dari kader atau simpatisan PDIP yang berinisiatif melakukan polling ataupun nanti mungkin juga ada yang survei. Saya  memaknainya positif saja, karena itu adalah keinginan kader agar pada Pemilihan Wali Kota Jogja dimenangkan calon dari PDIP,” tutur Fokki. (kt1)

Redaktur: Faisal

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.