Minggu, 01/12/2013 14:11 WIB | Dibaca: 1016 kali

Banyak Pengidap HIV/AIDS di Gunungkidul yang Belum Terdata


Siswa-siswi melakukan aksi teaterikal dalam solidaritas hari AIDS

GUNUNGKIDUL - Pengidap HIV/AIDS di Gunungkidul tercatat cukup tinggi. Sampai dengan bulan September 2013 ini, Komisi Perlindungan AIDS (KPA) Gunungkidul mendata ada 108 warga Gunungkidul yang terjangkit HIV/AIDS. Tetapi, KPA menduga masih banyak pengidap HIV/AIDS di Gunungkidul yang tidak terdata.

Skretaris KPA Gunungkidul, Iswandi mengatakan, dari data 2006 hingga bulan September 2013 ini pengidap HIV sejumlah 42 orang dan AIDS 66 orang. Data yang diperoleh KPA yakni dari rumah sakit.

"Kami menduga masih banyak pengdiap HIV/AIDS yang tidak memeriksakan ke rumah sakit. Sehingga tidak terdata," katanya, usai menggelar aksi solidaritas hari AIDS sedunia, Minggu (01/12/2013).

Iswandi menjelaskan, sebaiknya masyarakat yang merasakan ada tanda-tanda HIV/AIDS segeralah periksa di rumah sakit. Karena dengan melakukan pemeriksaan dapat dilakukan pencegahan-pencegahan.

"Jika melakukan pemeriksaan ke rumah sakit nantinya akan terdata bila terjangkit HIV/AIDS. Sehingga bisa dapat dipantau dan diberikan arahan,"ungkapnya.

Untuk menekan penyebaran HIV/AIDS, kata Iswandi, KPA bersama lembaga terkait seperti Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB), Rifka An-Nisa dan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) terus melakukan upaya sosialisasi ke sekolah-sekolah.

"Penting bagi remaja untuk mengetahui bahaya HIV/AIDS sejak dini. Karena pebularan virus itu dapat melalui hubungan sex dan narkoba, sedangkan pornografi sekarang anak SD saja sudah bisa mengakses . Maka kita harus memberikan pemahaman soal kesehatan reproduksi dan kehidupan remaja sehat,"pungkasnya. (dit)
Redaktur: Azwar Anas

 

 


 





Baca Juga