Rabu, 01/01/2014 15:46 WIB | Dibaca: 1173 kali

240 Pedagang Pasar Semin Terlantar


Pedagang melihat barang dangangannya yang telah jadi arang. Foto: Adhit

GUNUNGKIDUL - Pasca terbakarnya Pasar Semin, Gunungkidul sebanyak 240 pedagang terlantar. Para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Gunungkidul segera membuatkan pasar darurat.

Seorang pedagang, Tukul (53) warga Dusun Bendungan, Desa Sumberejo, Kecamatan Semin mengatakan, ia mendapatkan kabar sekitar 45 menit setelah pasar dilalap api. Mendapatkan kabar itu ia segera mendatangi pasar untuk menyelamatkan barang dagangan.

"Tetapi sudah terlambat, saya tidak bisa menyelamatkan barang dagangan. Hanya timbangan saja yang bisa saya selamatkan," katanya ketika ditemui wartawan di Pasar Semin, Rabu (1/1/2013) siang.

Tukul mengatakan, karena barang dagangannya ludes terbakar, ia dengan ratusan pedagang lain merugi hingga ratusan juta rupiah, dan kini terlantar. Padahal sebagian besar barang dagangan adalah hasil hutang bank.

"Kalau sudah habis-habisan ini bagaimana kita bisa membayar bank. Kami berharap pemkab Gunungkidul bisa segera membuatkan pasar darurat," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Semin, Widagdo mengatakan, dari hasil pendataan ada 25 los pasar yang terbakar. Untuk seluruh kios aman, tetapi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan barang dagangan telah diamankan pemiliknya.

"Dari 25 los itu ada sebanyak 240 pedagang. Sementara untuk pembuatan pasar darurat saat ini kami tengah koordinasi dengan Bupati (Hj Badingah)," tambahnya.

Pantauan Jogjakartanews.com menyebutkan, tim identifikasi Polres Gunungkidul masih melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab kebakaran. Olah TKP dari polisi juga mengundang perhatian banyak warga. (dit)

Redaktur: Rudi F

 


 





Baca Juga