Minggu, 23/02/2014 10:22 WIB | Dibaca: 665 kali

Tangkapan Nelayan dan Biaya Operasional Tak Sebanding


Kapal nelayan di Pantai Ngrenehan mangkrak tak terpakai. Foto/aditya

GUNUNGKIDUL - Paceklik ikan, nelayan di pesisir Selatan Kota Belalang (Gunungkidul) sudah dua bulan tidak melaut. Padahal saat ini diprediksi sedang musim ikan jenis bawal dan lobster. Sehingga nelayan terpaksa banting stir menjadi buruh serabutan.

Salah seorang nelayan Pantai Wediombo, Kecamatan Girisubo Boimen (44) mengatakan, sudah dua bulan ini ia tidak melaut. Karena biaya operasional dengan tangkapan yang didapatkan tidak sebanding, bahkan merugi.

"Dua bulan ini saya jadi buruh serabutan. Mau gimana lagi, kalau nekad melaut juga tidak membuahkan hasil yang diharapkan," katanya kepada wartawan, Minggu (23/2).

Boimen mengatakan, padahal tahun-tahun sebelumnya pada bulan Desember hingga Februari musim ikan jenis bawal dan lobster. Tetapi keduanya sama sekali tidak nampak, sehingga membuat nelayan kehilangan pekerjaannya.

"Ya ada satu dua saja. Jadi kami memilih memancing untuk menyambung hidup supaya dapur bisa terus mengepul," ungkapnya. (dit)

Redaktur: Azwar Anas


 





Baca Juga