Pelibatan Anak Usia Sekolah dalam Kampanye Merugikan Anak dan Sekolah

YOGYAKARTA – Dari kampanye terbuka parpol beberapa hari terakhir masih tampak beberapa anak usia sekolah yang terlibat kampanye tersebut. Tetntu hal itu tidak baik untuk perkembangan anak-anak sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengungkap, anak usia sekolah tidak boleh ikut berkampanye. Pasalnya, apa yang didapat saat mengikuti kampanye akan terbawa di sekolah.

“Meskipun sebagian mereka sebagai pemilih pemula,” ujarnya kepada Jogjakartanews.com, Kamis (20/03/2014).

Kadarmanta mengatakan, selain itu yang menjadi larangan juga apabila sekolah dijadikan ajang kampanye serta pihak guru terlibat. “Nantinya akan mengganggu konsentrasi belajar. Tidak usah terlibat kampanye langsung,” katanya.

ia menambahkan, bagi siswa yang akan menghadapi UN tentu harus melakukan persiapan. Jika tidak mendapat hasil maksimal, yang dirugikan tentu siswa dan juga sekolah. “Tugas mereka lebih penting, menyiapkan masa depannya,” ujarnya. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com