Bumikan Gagasan Kreatif Pemuda, HMI Cabang Sukoharjo Buka Angkringan Mahasiswa


logo. doc/istimewa

SUKOHARJO - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukoharjo, membuat terobosan baru untuk membumikan gagasan-gagasan kreatif pada generasi muda serta menyatukan gerakan mahasiswa di Solo Raya dengan membuka ‘angkringan mahasiswa’.

Grand opening angkringan yang berada di desa Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, tepatnya di halaman kantor HMI Cabang Sukoharjo Komisariat Ahmad Dahlan I tersebut dimeriahkan dengan menggelar Bedah Film “Soekarno” dan penampilan akustik bertajuk akustik amal untuk Banjarnegara pada Kamis (18/12/2014).

Angkringan Mahasiswa ala HMI Cabang Sukoharjo ini, tidak hanya menawarkan menu seperti angkringan pada umumnya. Dengan segmentasi mahasiswa khususnya mahasiswa aktivis dan pergerakan, mengharuskan angkringan mahasiswa ini didesign sebagaimana budaya mahasiswa.

Dengan fasilitas ruang baca, papan informasi yang merupakan media untuk memberitakan agenda mahasiswa di solo dan Indonesia pada umumnya, diskusi publik yang diselenggarakan secara berkala guna pengawalan isu seputar mahasiswa dan pemerintah, juga menjadikan agenda bedah film maupun nonton bareng untuk menarik minat mahasiswa pada umumnya untuk singgah dan menikmati fasilitas hiburan maupun keilmuan.

Sejatinya angkringan mahasiswa ini sengaja didirikan oleh HMI Cabang Sukoharjo untuk dapat mengakomodasi kebutuhan mahasiswa akan keilmuan, dan diniatkan sebagai episentrum gerakan Solo Raya, pusat diskusi, dan konsolidasi sehingga nantinya gerakan mahasiswa Solo Raya dapat bergerak sinergis.

“Angkringan ini bukan hanya anak kandung yang lahir dari rahim pemikiran dan perjuangan HMI saja, tapi ini adalah anak kandung generasi yang dinanti kelahirannya oleh generasi muda pada umumnya, ditengah keringnya khasanah keilmuan dan pergerakan” ungkap Adhi Nurseto Ketua Umum HMI Cabang Sukoharjo dalam keterangan pers yang diterima jogjakartanews.com, Jum’at (19/12/2014).

Selain sebagai pusat gerakan Solo Raya, Angkringan Mahasiswa ini juga diharapkan sebagai langkah awal yang sangat baik untuk menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 dengan mengusung kemandirian generasi muda untuk menguatkan UMKM yang merupakan buah kearifan lokal masyarakat Jawa pada umumnya ditengah derasnya arus industri makanan siap saji. (pr)

Redaktur: Rudi F

 


 





Baca Juga