Muslim Aid Fasilitasi Warga Yogyakarta Dengan Pembangunan Sumber Air Bersih


Tampak petugas memperbaiki fasilitas sumur air bersih sumbangan Muslim Aid Yogyakarta. Foto: doc/may

YOGYAKARTA - Masyarakat Yogyakarta mendapatkan bantuan fasilitas air bersih melalui program pembangunan sumur untuk ratusan warga Bantul. Program bantuan ini  telah selesai dilaksanakan di 4 dusun dan difasilitasi oleh Muslim Aid Indonesia bekerjasama dengan Muslim Aid Australia.

“Dalam waktu 2 bulan kami telah menyelesaikan program pembangunan sumur di Dusun Pungkuran, Desa Pleret, Kec Pleret, Bantul (2 unit), Dusun Kepuh, Desa Wirokerten, Kec Banguntapan, Bantul, Dusun Sareyan, Wonokromo, Pleret, Bantul dan Desa Patalan, Kec Jetis, Kab Bantul (2 unit)” pungkas Koordinator Muslim Aid Yogyakarta, Suharti sebagaimana dalam rilis yang diterima Jogjakartanews.com, Kamis (30/04/2015).

Meski pembangunan sumur telah rampung, 6 sumur tersebut baru bisa digunakan pada akhir April 2015. Hal ini dikarenakan Muslim Aid dengan pihak Dinas Kesehatan setempat masih menguji kelayakan air sumur tersebut.

“Agar kesehatan masyarakat terjaga. Kami melakukan pengecekan air terlebih dahulu. Apabila kualitasnya kurang baik karena kadar ecoli tinggi, maka dilakukan treatment untuk memperbaiki kualitas air sumur. Diharapkan pada akhir April 2015, semua sumur telah layak digunakan dan akan dilakukan serah terima kepada para penerima manfaat,” paparnya

Mengenai faktor lokasi, 4 dusun ini dipilih dikarenakan tingat kemiskinan tinggi, sehingga  yang tidak memungkinkan masyarakat untuk membangun sumur secara swadaya.
 
“Urgensi untuk menyediakan fasilitas air bersih di 4 lokasi ini kami nilai cukup tinggi. Kondisi masyarakat yang miskin juga menjadi pertimbangan kami dalam memilih lokasi pembangunan fasilitas air bersih.” katanya

Menurut Suharti, tanggapan masyarakat terhadap bantuan sumber air bersih ini cukup positif. "Masyarakat sangat senang dengan bantuan yang diberikan karena selama ini mereka mencukupi kebutuhan air dengan menumpang tetangga atau saudara. Mungkin kedepannya mereka bisa mengakses air bersih tanpa harus tergantung dengan tetangga,” pungkasnya. (pr)

Redaktur: Herman Wahyudi


 





Baca Juga