Lala Kepada Forpi Pakta Integritas: Terimakasih, Sekarang Saya Tidak Cemas Lagi


Lala Saat Dijumpai di Kompleks Balai Kota Yogyakarta. Foto: doc/Bhr.

YOGYAKARTA - Kecemasan dan kurang semangat sempat menghantui salah seorang peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di SMP N 15 Kota Yogyakarta bersamaan dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/sederajat.

Maria Clara Yubela Sidharta atau Lala (15), siswi salah satu di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Pelangi Abadi Nusantara, sempat cemas karena Surat Keterangan Lulus (SKL) dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta belum juga terbit. Padahal, waktu pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), semakin mepet. Karena batas waktu pendaftaran SBMPTN hingga 31 Mei 2015 mendatang.

Akhirnya, pada awal pekan lalu, orangtua dari Lala, Patricia Lestari Taslim (44) mengadukan persoalan ini ke Forum Pemantau Independen (Forpi) Pakta Integritas Kota Yogyakarta. Dalam aduannya ke Forpi Pakta Integritas Kota Yogyakarta, dirinya cemas karena hingga saat itu (Senin, 25/5/2015) SKL milik anaknya belum juga terbit. Segala upaya dirinya perjuangkan hanya demi selembar kertas berupa SKL karena belum ditandatangi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Hery Suasana.

Namun, kecemasan yang sempat dialami oleh Lala, kini sudah hilang karena pada hari Rabu (27/5/2015) kemarin, SKL miliknya bersama teman-temannya yang belajar di PKBM Pelangi Abadi Nusantara, sudah terbit.

"SKL saya sudah diterima dan saya pun sudah mendaftrakan diri untuk mengikuti SBMPTN," kata Lala saat dijumpai di kompleks Balai Kota Yogyakarta, Kamis (28/5/2015).

Kepada Jogjakartanews.com, Lala mengaku ingin masuk ke salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta mengambil jurusan bahasa sastra Jepang. "Terima kasih kepada bapak-bapak yang ada di Forpi Pakta Integritas Kota Yogyakarta dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta karena akhirnya SKL saya sudah diterima dan saya pun sekarang tidak cemas lagi," ujarnya. (Bhr)

Redaktur: Herman Wahyudi


 



Terpopuler


Baca Juga