Dikunjungi Anggota DPD RI, Warga Gayamharjo Keluhkan Masalah Kekeringan


Anggota DPD RI, GKR Hemas. Foto: doc.ist

SLEMAN - Masyarakat di Dusun Gayamharjo, Prambanan, Sleman,  mengeluhkan berbagai masalah sosial kepada anggota DPD RI, GKR Hemas saat kunjungan serap aspirasi warga  Rabu (06/04/2016).

Warga meminta beberapa persoalan seperti bencana, kemiskinan, dan kekurangan air ketika kemarau melanda di dusun yang berada paling timur di Kabupaten Sleman tersebut, menjadi perhatian khusus GKR Hemas.

Menanggapi keluhan warga Dusun Gayamharjo tersebut, GKR Hemas berjanji akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dan Pemda DIY untuk menanganinya.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Sleman dan Pemda DIY agar ke depan masalah-masalah yang ada bisa diatasi,” tuturnya.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang hadir dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa upaya penanganan bencana di Kacamatan Prambanan didukung oleh 1.512 orang relawan dan 39 organisasi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman, termasuk didalamnya FPRB Bandung Bondowoso yang ada di Prambanan.

“Selain kebencanaan, Kecamatan Prambanan juga menjadi pilot proyek penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sleman. Melalui TKPKD, TPK Kecamatan, TPK Desa, dan TPK Padukuhan, berbagai upaya pengentasan kemiskinan disinergikan dan digerakkan untuk memberdayakan masyarakat Prambanan keluar dari kondisi kemiskinan,” ungkap Sri Muslimatun.

Dikatakan Sri Muslimatun, dari tahun ke tahun, jumlah KK miskin di Kecamatan Prambanan terus menurun. Pada Tahun 2015, di kecamatan prambanan terdapat 16,79% KK miskin atau 3100 KK. Pada Tahun 2014, terdapat 18,19% KK miskin atau 3421 KK. Sedangkan pada tahun 2013, terdapat 22,74% atau 3684 KK.              

Sementara Camat Prambanan Abu Bakar S.Sos, M.Si, mengatakan, jumlah KK rawan kekeringan saat kemarau melanda sebanyak 2118, KK berada di daerah rawan lonsor sebanyak 289, dan KK miskin sebanyak 3.655.

“Ketika musim kemarau, truk tangki air berbondong-bondong ke Gayamharjo, kedepannya kami ingin secara mandiri mengatasi masalah kekeringan air di wilayah Gayamharjo”, ungkap Abu. (pr*/kt2)

Redaktur: Rudi F


 



Terpopuler


Baca Juga