Polri Bakal Naikan Isu Kejahatan Perikanan dalam Konverensi Interpol


Kapolri, Jenderal. Pol. Tito Karnivan. Foto: M.Roer

YOGYAKARTA- Gebrakan pemerintah Indonesia dalam pemberantasan kejahatan perikanan mendapatkan perhatian dunia. Bahkan,  Indonesia akan menjadi tuan rumah konverensi Interpol, dimana salah satu misinya adalah untuk pengakuan kejahatan perikanan sebagai kejahatan trans Nasional.

Hal tersebut diungkapkan Kapolri Jenderal. Pol. Tito Karnivan saat hadir sebagai salah satu key note speaker dalam  The 2n International Symposium on Fisheries Crime, di Hyatt Regenciy Yogyakarta, Senin (10/10/2016).

Dikatakan Tito langkah pemerintah Indonesia yang menyatakan perang terhadap illegal fishing menggebrak dunia internasional. Oleh karena faktor itu, kata dia,  simposium internasional Fisheries Crime yang kedua dilaksanakan di Indonesia.

“Kebetulan kita jadi coach (Pelatih, red) untuk konferensi interpol. Ini pertama kali kita menjadi coach  dan mungkin seratus tahun mendatang baru kita ketemu lagi, karena melibatkan duaratus negara lebih seluruh dunia. Nanti kita akan naikan isu illegal fishing ini menjadi perhatian dari seluruh interpol ini ,”  ungkap Tito.

Kapolri menambahkan, sebagai upaya antisipasi potensi pelaku illegal fishing yang mendekati garis pantai, Polri terutama Polair dan bareskrim bekerjasama dengan TNI AL, dan Bakamla (Badan Keamanan Laut). Tugas utama Polri, kata dia, adalah bagaimana semua steak holder ini mau bekerja secara bersama-sama untuk tujuan yang sama.

“Semua staek holder ini harus bisa bekerjasama,” tandasnya. (jn 1)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga