Sri Sultan Tinjau Langsung Lokasi Bencana di Kota Jogja, Sleman, dan Bantul


Sri Sultan meninjau langsung lokasi terdampak bencana banjir. Foto: ist

YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X (HBX) kembali meninjau lokasi bencana terdampak badai tropis Cempaka, Kamis (30/11/2017) siang. Tiga lokasi bencana yang ditinjau Sri Sultan berada di tiga titik wilayah Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul.

Lokasi pertama yang di kunjungi oleh Sri Sultan adalah Kampung Juminahan yang berada dibantaran Kali (Sungai) Code yang terdampak longsor dan mengakibatkan kerusakan kurang lebih 5 rumah warga. Di kampung tersebut terdapat sedikitnya 36 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 150 Jiwa.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan meminta warga lebih memperkuat talud yang ada. Selain itu dia berpesan agar rumah-rumah warga di bantaran sungai dirubah struktur bangunannya,

“Yang dapurnya masih mengahadap ke bantaran sungai bisa diubah menjadi ruang tamu yang menghadap ke sungai, agar lebih aman,” pesan Sri Sultan.

Untuk membantu warga terdampak bencana dan segera diadakan perbaikan infrastruktur yang rusak, Sri Sultan HB X akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur yang menyatakan status DIY siaga bencana, sebagai dasar Wali Kota Jogja untuk mengeluarkan SK penggunaan dana tidak terduga dari anggaran belanja Pemerintah Kota.

Selanjutnya, Gubernur DIY mengunjungi wilayah Desa Sayegan, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman dan Desa Barongan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul. Di dua lokasi tersebut, Sri Sultan beserta rombongan meinjau infrastruktur jembatan yang rusak akibat tergerus banjir. (kt1)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga