Rabu, 28/11/2018 22:17 WIB | Dibaca: 245 kali

Batal Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah, Prabowo Tak Kecewa


Prabowo Subianto saat menyapa warga Yogyakarta di Alun-Alun Selatan. Foto: Laha

YOGYAKARTA – Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto batal menghadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (28/11/2018). Meski demikian, warga Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengundang Prabowo dalam silaturahmi yang digelar di Hotel Prima SR, Jl. Magelang KM. 11, Sleman, Yogyakarta.

Prabowo mengaku jadwal utamanya berkunjung ke Yogyakarta sebenarnya adalah untuk menghadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah atas undangan Panitia penyelenggara. Namun, pihak panitia tiba-tiba membatalkan undangan tadi malam, Selasa (27/11/2018),

“Saya ke Jogja sebenernya ada undangan untuk menghadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah, tadi, harusnya saya hadir di situ. Jadi tadinya itu tujuan utama,” katanya saat saat berpidato di hadapan ribuan pendukungnya dalam acara Prabowo Subianto Menyapa Yogyakarta di Sasono Hinggil Dwi Abad, Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Rabu (28/11/2018) siang.

Dikatakan Prabowo, acara di Sasono Hinggil Dwi Abad bukan agenda utama. Namun demikian, ia mengapresiasi terselenggaranya acara yang dihadiri ribuan pendukung dan relawan Prabowo-Sandi tersebut,

“Acara ini numpang. Karena denger saya mau ke muktamar pemuda Muhammadiyah, Brotoseno (Ketua Penyelenggara) CS, cepet-cepet berbuat acara ini. Jadi seharusnya jam 10 saya di Muktamar (Pemuda Muhammadiyah) sana, baru di sini Jam 2 (siang), kan begitu,” ujarnya.

Meski tidak menyebut alasan pembatalannya, namun Prabowo mengaku bisa memahami dan tidak kecewa,

“Malah mereka (Warga Muhammadiyah) membuat acara yang lebih besar, tadi,” ucap Prabowo.

Acara silaturahmi Prabowo dengan Warga Muhammadiyah di Hotel Prima SR dihadiri sekira 1000 an peserta. Selain dari warga Muhammadiyah silaturahmi juga dihadiri para pimpinan Partai Politik Pengusung dan Pendukung Prabowo-Sandi DIY. Sejumlah tokoh Muhammadiyah hadir dalam acara tersebut, diantaranya mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Amien Rais. (kt1)

Redaktur: Faisal


 





Baca Juga